Selasa, 22 September 2026
03:39 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Toko diskon

Toko diskon

format gerai ritel yang menjual produk dengan harga diskon

250px-Exterior_of_an_Aldi_S%C3%BCd_supermarket_in_Franklin%2C_North_Carolina%2C_US_04.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Somain_-_Lidl_%2801%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Eropa, Aldi (atas) atau Lidl (bawah) adalah dua pemain besar toko swalayan diskon.

Toko diskon adalah format gerai ritel yang menjual produk dengan harga yang lebih rendah dari harga eceran resmi. Toko seperti ini mengandalkan pembelian dalam jumlah besar dan efisiensi distribusi untuk menekan biaya.[1]

Jenis

Toko diskon dapat diaplikasikan menurut jenisnya.

  • Hipermarket: Toko diskon besar seperti Walmart atau Target menjual barang-barang umum di toko berkonsep big-box store, toko ritel berukuran superbesar yang berada di lahan sendiri; banyak di antaranya memiliki pilihan produk makanan lengkap dan oleh karena itu dapat dikategorikan sebagai hipermarket, meskipun istilah tersebut tidak umum digunakan di Amerika Utara.[2] Pada tahun 1960-an dan 1970-an, istilah “toko serba ada diskon” digunakan, dan rantai toko seperti Kmart, Zodys, dan TG&Y mengklaim diri mereka sebagai toko serba ada diskon.[3] Istilah “toko serba ada diskon” atau “toko serba ada harga murah” kadang-kadang diterapkan pada toko diskon berukuran besar yang menjual pakaian dan barang rumah tangga (dikenal sebagai toko pembunuh kategori), seperti Ross Dress for Less, Marshalls, TJ Maxx, dan Burlington.
  • Pusat perkulakan: Toko diskon seperti ini umumnya membutuhkan persyaratan keanggotaan, sehingga pembeli dapat menemukan produk dengan harga yang lebih hemat apabila membeli dalam jumlah besar. Di Indonesia, konsep ini dapat ditemukan di antaranya di Groserindo, Indogrosir, dan Lotte Grosir.
  • Pasar raya diskon: Toko diskon seperti ini juga dapat ditemukan dalam format pasar raya (swalayan). Di Eropa, merek retail seperti Aldi dan Lidl mendominasi kategori ini.[4][5][6]
  • Toko variasi: Banyak toko diskon yang menerapkan "kebijakan satu harga" untuk sebagian besar produk yang dijual. Di Amerika Serikat, toko seperti ini dapat ditemukan misalnya di Dollar General, Family Dollar, atau Dollar Tree. Di Britania Raya, Poundland, Poundstrecher, One Beyond, B&M, atau Home Bargains adalah contoh gerai toko diskon variasi sejenis.

Referensi

  1. Charles Lamb (1 Jan 2011). Essentials of Marketing. Cengage Learning. hlm. 465. ISBN 978-1133171904.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Walmart, Target, Kmart, Kohl's Lead 50 Years of Retail Revolution". adage.com. Maret 19, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Kmart History | Kmart | About Us | Transformco". transformco.com.
  4. "What is Lidl? Why this discount grocery store is giving Aldi a run for its money". TODAY.com. 18 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "Learn About ALDI Grocery Store's History and Our Jobs and Careers". careers.aldi.us (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-06.
  6. "Welcome to Lidl - Lidl International". info.lidl (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-06.

Bacaan lebih lanjut

  • Nelson, Walter Henry, The Great Discount Delusion, New York: D. McKay, 1965.
Ikon rintisan

Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan