Selasa, 29 September 2026
09:42 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Tokenisme

Tokenisme

Bagikan:
250px-Political_Chess_set.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokenisme dapat digunakan dalam strategi politik

Dalam sosiologi, tokenisme merujuk pada praktik sosial berupa upaya simbolis dan sekadar formal untuk menunjukkan keterlibatan yang setara bagi anggota kelompok minoritas. Hal ini biasanya dilakukan dengan merekrut individu dari kelompok sosial yang kurang terwakili, sehingga organisasi tampak seolah-olah menjunjung kesetaraan ras dan gender, terutama di lingkungan kerja, pemerintahan, atau institusi pendidikan.[1][2][3] Tujuan sosiologis dari tokenisme adalah menciptakan kesan adanya inklusivitas dalam suatu tempat kerja atau sekolah yang sebenarnya tidak memiliki keragaman budaya (ras, agama, orientasi seksual, dan lain-lain) sebagaimana yang terdapat dalam masyarakat secara umum.[4]

Tokenisme dalam politik

Dalam politik, tokenisme terjadi saat pihak politik mengeluarkan kandidat dari kaum minoritas, seperti wanita dan ras minoritas, sehingga partai hanya punya sedikit atau tidak ada kesempatan menang.[5] Bagaimanapun, partai politik yang secara aktif mengimplementasikan strategi untuk meningkatkan jumlah wanita dan kandidat minoritas dapat menjadi kebalikan diskriminasi yang menyerang grup mayoritas.[5]

Referensi

  1. ↑ "tokenism: definition of tokenism in Oxford dictionary". Oxford Dictionaries Online. Diarsipkan dari asli tanggal April 24, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "tokenism, n." Oxford English Dictionary.
  3. ↑ "Tokenism". Reference.com.
  4. ↑ Hogg, Michael A.; Vaughan, Graham M. (2008). Social Psychology. Harlow: Prentice Hall. hlm. 368–369. ISBN 978-0-13-206931-1.
  5. 1 2 ""More women, fewer chances in coming federal vote, says national advocacy group"". Diakses tanggal 2011-07-16.[pranala nonaktif permanen]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan