Minggu, 18 Oktober 2026
21:19 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Tokek berbintik

Tokek berbintik

beberapa waktu lalu saya menemukan jenis ini dengan ukuran 1,5 meter dan terlihat sudah berumur tua,benar² jiwaku sekali

Bagikan:
Tokek berbintik
250px-Gek_monar_110417-14772_tsa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Famili: Gekkonidae
Genus: Gekko
Spesies:
G. monarchus
Nama binomial
Gekko monarchus
(Schlegel, 1836)
Sinonim
  • Platydactylus monarchus Schlegel dalam Duméril dan Bibron, 1836
  • Gekko tuberculatus
  • Platydactylus burmeisteri
  • Platydactylus deissneri

Tokek berbintik (Gekko monarchus) adalah sejenis tokek yang hidup dan tinggal di tepi hutan, kebun, atau pekarangan rumah. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Spotted House Gecko atau Warty House Gecko. Tokek berbintik menyebar mulai dari Thailand selatan, Semenanjung Malaya, Sumatra (termasuk Simeulue dan Kepulauan Mentawai), Kalimantan (termasuk Brunei, Serawak dan Sabah), Jawa (termasuk Madura), Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Papua, dan sebagian besar Filipina.[1][2][3]

Pengenalan

250px-Gek_monar_110417-14735_tsa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokek berbintik; betina, SVL 81 mm
250px-Gek_monar_110417-14762_V-f_tsa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisi bawah tubuh
250px-Gek_monar_110417-14693_Ft_tsa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaki, dengan banyak lamella
250px-Gek_monar_110417-14775_tsa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tersamar di pohon

Panjang tubuh maksimum mencapai 0,10 meter (102 mm) dari ujung moncong hingga ujung ekor. Panjang ekor maksimum 125 mm. Tekstur kulit kasar. Punggung (dorsal) berwarna kelabu kecoklatan atau agak krem, dengan 16-17 bintik-nitik hitam dan keputihan berderet di punggung dari atas kepala hingga bagian tengah ekor.[3][4] Di kepala bagian belakang, terdapat pola mirip huruf-W hitam. Mata berwarna keemasan atau kekuningan. Sisi bawah tubuh (ventral) berwarna keputih-putihan. Bagian ekor dihiasi dengan deretan bintik-bintik seperti duri yang membentuk cincin-cincin beraturan.[4]Untuk tokek yang baru menetas berwarna cokelat gelap berbintik-bintik pucat.[4] Kepala bentuk segitiga, seperti betuk kepala golongan tokek pada umumnya.[5][4] Ujung-ujung jari melebar, pangkalnya berselaput (sedikit berselaput di antara jari keempat dan kelima.[3] Telapak kaki dilengkapi dengan bantalan perekat yang memungkinkannya untuk menahan tubuh agar tidak jatuh ketika memanjat atau menepel pada langit-langit.[4]

Kebiasaan dan perkembangbiakan

Tokek ini seringnya ditemukan di pepohonan di tepi hutan, kebun, atau pekarangan rumah, di dataran rendah hingga ketinggian 1.500 meter. Tokek ini hidup berpasangan dan jarang berkelompok. Aktif pada malam hari (nokturnal). Tokek ini sangat pemalu dan biasanya akan menghidar dan berlindung ketika ada yang mengganggunya.[4] Hewan ini memangsa aneka jenis serangga dan invertebrata lain.[3]

Tokek berbintik mengeluarkan 2 butir setiap kali bertelur, dan dilekatkan di dinding lubang atau celah, biasanya di pohon atau batang kayu. Terkadang dijumpai pula ‘sarang’ bersama, dimana lebih dari seekor tokek berbinti betina menggunakannya dengan banyak telur hingga lebih dari 50 butir. Telur akan menetas setelah 120 hari. Tokek anakan yang menetas berukuran antara 25-30 mm. Namun dari semua bayi tokek, hanya sedikit yang mampu bertahan hidup.[3]

Catatan kaki

  1. ↑ Gekko monarchus (SCHLEGEL, 1836). Reptile Database
  2. ↑ Gekko monarchus — Spotted House Gecko. Encyclopedia of Life
  3. 1 2 3 4 5 Das, I. 2011. A Photographic Guide to Snakes and Other Reptiles of Borneo. 2nd Ed. New Holland Publisher Ltd. p. 99
  4. 1 2 3 4 5 6 Malkmus, R., U. Manthey, G. Vogel, P. Hoffmann, & J. Kosuch. 2002. Amphibians and Reptiles of Mount Kinabalu (North Borneo). A.R.G. Gantner Verlag Kommanditgesselschaft, Ruggell. p. 261.
  5. ↑ Das, I. & G. Ismail. 2001. A Guide to the Lizards of Borneo. Online reference: Genus Gekko Laurenti. ASEAN Review on Biodiversity and Environmental Conservation (ARBEC).

Pranala luar

Media terkait Gekko monarchus di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan