Selasa, 27 Oktober 2026
07:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Toha Yahya Omar

Toha Yahya Omar

Bagikan:
Toha Yahya Omar
250px-Prof._Toha_Yahya_Omar.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakartake-5
Masa jabatan
1970–1973
PendahuluBustami A. Gani
PenggantiHarun Nasution
Informasi pribadi
Meninggal1973 (1974)
PekerjaanDosen

Prof. H. M. Toha Yahya Omar, MA adalah rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta periode 1970-1973 menggantikan Prof. Dr. H. Bustami Abdul Gani. Pada kepemimpinan Prof. Yahya Omar dalam memimpin IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta tidak terlalu lama, bahkan sempat nonaktif dari jabatannya sebagai rektor karena alasan kesehatan, sebelum akhirnya meninggal pada tahun 1973. Tugas-tugasnya kemudian diambil alih oleh Pjs. Prof. Dr. Harun Nasution.[1]

Referensi

Jabatan akademik
Didahului oleh:
Prof. Dr. H. Bustami Abdul Gani
Rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
1970–1973
Diteruskan oleh:
Prof. Dr. Harun Nasution
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan