Minggu, 25 Oktober 2026
16:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Tithonium Chasma

Bagikan:

Tithonium Chasma adalah sebuah ngarai besar yang terletak di kuadran Coprates di planet Mars, dengan koordinat 4,6° lintang selatan dan 84,7° bujur barat. Ngarai ini memiliki panjang sekitar 810 kilometer dan dinamai berdasarkan fitur albedo klasik yang digunakan dalam pengamatan astronomi awal.[1]

Ngarai Valles Marineris

Tithonium Chasma merupakan bagian dari sistem ngarai terbesar di tata surya, yang jika diukur panjangnya akan hampir melintasi seluruh wilayah Amerika Serikat. Sistem ngarai ini secara keseluruhan dikenal dengan nama Valles Marineris. Sistem ini dimulai dari barat dengan Noctis Labyrinthus di kuadran Phoenicis Lacus, kemudian berakhir di kuadran Margaritifer Sinus dengan Capri Chasma di utara dan Eos Chasma di selatan. Istilah chasma ditetapkan oleh Persatuan Astronomi Internasional (IAU) untuk merujuk pada depresi memanjang dengan sisi curam.[2] Sistem ini pertama kali diidentifikasi dan diberi nama berdasarkan misi antariksa Mariner 9. Ke arah timur dari Noctis Labyrinthus, Valles Marineris terbagi menjadi dua saluran utama, yaitu Tithonium Chasma di utara dan Ius Chasma di selatan. Bagian tengah sistem terdiri atas lembah-lembah yang sangat luas, seperti Ophir Chasma di utara, Candor Chasma, dan Melas Chasma di bagian selatan. Lebih jauh ke arah timur terdapat Coprates Chasma, dan pada ujung formasi ini lembah melebar membentuk Capri Chasma di utara serta Eos Chasma di selatan. Dinding ngarai sering kali menunjukkan banyak lapisan geologi, sementara dasar beberapa ngarai mengandung endapan material berlapis yang luas. Beberapa penelitian mengemukakan bahwa lapisan-lapisan ini terbentuk akibat pengisian ngarai oleh air pada masa lalu. Ngarai-ngarai tersebut memiliki kedalaman yang signifikan selain panjangnya. Di beberapa lokasi, kedalamannya mencapai 8–10 kilometer. Sebagai perbandingan, Grand Canyon di Bumi memiliki kedalaman sekitar 1,6 kilometer. Kondisi ini menunjukkan skala geomorfologi yang ekstrem pada permukaan Mars, dengan ngarai yang panjang, dalam, dan menunjukkan bukti proses geologi yang kompleks melalui stratifikasi dan pengendapan material.[3]

Lapisan

Pengamatan lapisan batuan pada dinding ngarai menunjukkan variasi dalam ketahanan lapisan. Lapisan atas yang berwarna terang mengalami erosi lebih cepat dibandingkan lapisan bawah yang lebih gelap. Beberapa lapisan gelap muncul menonjol dan sering terpecah menjadi bongkahan besar, yang diperkirakan merupakan batuan vulkanik keras. Lokasi ngarai yang berdekatan dengan wilayah vulkanik Tharsis menunjukkan kemungkinan lapisan batuan terbentuk dari aliran lava berturut-turut yang bercampur dengan endapan abu vulkanik dari letusan besar. Lapisan-lapisan ini mencatat sejarah geologi Mars yang panjang.[4] Lapisan gelap kemungkinan terdiri dari aliran lava basaltik, sedangkan endapan terang dapat terbentuk dari proses sedimentasi air, abu vulkanik, atau material yang dibawa angin.[5] Misi penjelajahan Mars menemukan bahwa lapisan terang mengandung sulfat, yang menunjukkan adanya proses geologi yang melibatkan air.[6] Instrumen CRISM pada Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) mendeteksi keberadaan sulfat, sulfat terhidrasi, dan oksida besi di Tithonium Chasma, yang menjadi fokus penelitian ilmiah terkait sejarah air dan potensi jejak kehidupan kuno di Mars.[7]

Referensi

  1. ↑ "MARS – Tithonium Chasma". planetarynames.wr.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-11-23.
  2. ↑ "Descriptor Terms (Feature Types)". planetarynames.wr.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-11-23.
  3. ↑ Kieffer, Hugh H., ed. (1992). Mars. Space science series. Tucson: University of Arizona Press. ISBN 978-0-8165-1257-7.
  4. ↑ "Landslides and Debris in Coprates Chasma | Mars Odyssey Mission THEMIS". themis.mars.asu.edu. Diakses tanggal 2025-11-23.
  5. ↑ "HiRISE | Light-toned Layers in Eos Chaos (PSP_005385_1640)". hirise.lpl.arizona.edu. Diakses tanggal 2025-11-23.
  6. ↑ "HiRISE | Stratigraphy Exposed in Ius Chasma (PSP_007430_1725)". hirise.lpl.arizona.edu. Diakses tanggal 2025-11-23.
  7. ↑ Murchie, Scott L.; Mustard, John F.; Ehlmann, Bethany L.; Milliken, Ralph E.; Bishop, Janice L.; McKeown, Nancy K.; Noe Dobrea, Eldar Z.; Seelos, Frank P.; Buczkowski, Debra L. (2009-02). "A synthesis of Martian aqueous mineralogy after 1 Mars year of observations from the Mars Reconnaissance Orbiter". Journal of Geophysical Research: Planets. 114 (E2). doi:10.1029/2009je003342. ISSN 0148-0227.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan