Rabu, 07 Oktober 2026
21:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Times of Indonesia

Times of Indonesia

Bagikan:
250px-Mochtar_Lubis_Kesusastraan_Modern_Indonesia_p216.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mochtar Lubis, pemimpin redaksi pertama Times, tahun 1955.

Times of Indonesia adalah harian bahasa Inggris yang terbit di Jakarta, Indonesia.[1][2] Koran ini berdiri tahun 1952 dan merupakan harian bahasa Inggris pertama di Indonesia. Koran ini dikenal karena liputannya yang agresif dan mendalam. Atas reputasinya, Times of Indonesia dijuluki "koran pemantau rezim terpenting di Jakarta".[3] Pemimpin redaksi pertamanya adalah Mochtar Lubis; ia juga menjabat sebagai pemimpin redaksi Indonesia Raya waktu itu.[1] Mochtar Lubis memiliki hubungan dekat dengan petinggi angkatan darat.[4] Pada tahun 1953, Lubis mundur karena tekanan kerja di Indonesia Raya dan ingin fokus di sana.[3] Charles Tambu dari Ceylon menggantikan Lubis sebagai pemimpin redaksi.[5]

Usai pemberontakan Pemerintah Revolusi Republik Indonesia, izin terbit The Times of Indonesia dicabut tanggal 31 Oktober 1960. Surat kabar ini tidak pernah dihidupkan lagi.[2][6]

Referensi

  1. 1 2 Hill, David T. The Press in New Order Indonesia. An Equinox classic Indonesia book. Jakarta [u.a.]: Equinox Publ, 1994. p. 129
  2. 1 2 Hindley, Donald. The Communist Party of Indonesia, 1951-1963. Berkeley: University of California Press, 1964. p. xvii
  3. 1 2 Hill, David T. (2010). Journalism and Politics in Indonesia: A Critical Biography of Mochtar Lubis (1922-2004) as Editor and Author. Routledge. hlm. 39. ISBN 9781135169145.
  4. ↑ Feith, Herbert. The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia. An Equinox classic Indonesia book. Jakarta [u.a.]: Equinox, 2007. p. 263
  5. ↑ Hill, David T. The Press in New Order Indonesia. An Equinox classic Indonesia book. Jakarta [u.a.]: Equinox Publ, 1994. p. 28
  6. ↑ Mrázek, Rudolf. Sjahrir: Politics and Exile in Indonesia. Studies on Southeast Asia, 14. Ithaca, NY: Southeast Asia Program, Cornell Univ, 1994. p. 460
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan