Dalam komputasi, istilah time-sharing (terjemahan harafiah: bagi waktu) adalah berbagi secara konkuren sumber daya komputasi di antara banyak tugas atau pengguna dengan memberikan setiap tugas atau pengguna sebagian kecil waktu pemrosesan. Pergantian cepat antara tugas atau pengguna ini menciptakan ilusi eksekusi simultan.[1][2] Konsep ini memungkinkan multitasking oleh satu pengguna atau memungkinkan sesi multi-pengguna.
Dikembangkan pada 1960-an, kemunculannya sebagai model utama komputasi pada 1970-an menandai perubahan teknologi besar dalam sejarah komputasi. Dengan memungkinkan banyak pengguna berinteraksi secara bersamaan dengan satu komputer, time-sharing secara drastis menurunkan biaya penyediaan kemampuan komputasi, memungkinkan individu maupun organisasi menggunakan komputer tanpa harus memilikinya,[3] serta mendorong penggunaan interaktif komputer dan pengembangan aplikasi interaktif baru.
|
|---|
| Kernel | | Arsitektur komputer | |
|---|
| Komponen | |
|---|
|
|---|
| Manajemen proses | |
|---|
| Manajemen memori | |
|---|
| Akses penyimpanan dan sistem berkas | |
|---|
| Contoh | |
|---|
| Konsep lainnya | |
|---|
Referensi