Minggu, 04 Oktober 2026
01:18 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Timbal(II) asetat

Timbal(II) asetat

senyawa kimia

Bagikan:
Timbal(II) asetat
250px-PbAc2_%28jonowo%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lead%28II%29Acetate.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC
Timbal(II) etanoat
Nama IUPAC (sistematis)
Timbal(II) etanoat
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
MeSH timbal+asetat
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/2C2H4O2.Pb/c2*1-2(3)4;/h2*1H3,(H,3,4);/q;;+2/p-2 N
    Key: GUWSLQUAAYEZAF-UHFFFAOYSA-L N
  • CC(=O)[O-].CC(=O)[O-].[Pb+2]
Sifat
Pb(C2H3O2)2
Massa molar 325.29 g/mol (anhydrous)
379.33g/mol (trihydrate)
Penampilan Bubuk putih atau tidak berwarna, kristal berkilau
Bau Agak seperti cuka
Densitas 3.25 g/cm3 (20 °C, anhidrat)
2.55 g/cm3 (trihidrat)
1.69 g/cm3 (dekahidrat)[1]
Titik lebur 280 °C (536 °F; 553 K)(anhidrat)
75 °C (167 °F; 348 K)
(trihidrat) berdekomposisi[2] pada suhu ≥ 200 °C
22 °C (72 °F; 295 K)
(decahydrate)[1]
Titik didih Berdekomposisi
Anhidrat:
19.8 g/100 mL (0 °C)
44.31 g/100 mL (20 °C)
69.5 g/100 mL (30 °C)[3]
218.3 g/100 mL (50 °C)[1]
Kelarutan Anhidrat dan trihidrat dapat larut dalam alkohol, gliserol[3]
Kelarutan dalam Metanol Anhidrat:[3]
102.75 g/100 g (66.1 °C)
Trihidrat:[4]
74.75 g/100 g (15 °C)
214.95 g/100 g (66.1 °C)
Kelarutan dalam Gliserol Anhidrat:[3]
20 g/100 g (15 °C)
Trihidrat:[4]
143 g/100 g (20 °C)
−89.1·10−6 cm3/mol
Indeks bias (nD) 1.567 (trihidrat)[1]
Struktur
Monoklinik (anhidrat, trihidrat)
Rombik (dekahidrat)
Termokimia
Entalpi pembentukan standar (ΔfHo) −960.9 kJ/mol (anhidrat)[3]
−1848.6 kJ/mol (trihidrat)[4]
Bahaya
Bahaya utama Neurotoksik, kemungkinan karsinogen
Piktogram GHS GHS03: OksidatorGHS07: Tanda Seru[2]
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H360, H373, H410[2]
P201, P273, P308+P313, P501[2]
Titik nyala Tidak mudah terbakar
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
400 mg/kg (tikus, lewat mulut)[1]
300 mg/kg (anjing, lewat mulut)[5]
Senyawa terkait
Kation lainnya
Timbal(IV) asetat
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Timbal(II) asetat (Pb(CH3COO)2), juga dikenal dengan nama timbal asetat dan timbal diasetat, adalah senyawa kimia kristalin putih dengan rasa manis. Senyawa ini dibuat dari reaksi timbal(II) oksida dengan asam asetat. Seperti senyawa timbal lainnya, senyawa ini merupakan senyawa yang beracun. Senyawa ini dapat larut di dalam air dan gliserin. Jika bereaksi dengan air, senyawa ini akan membentuk trihidrat Pb(CH3COO)2·3H2O, yaitu senyawa kristalin monoklinik berkilauan yang tidak berwarna atau berwarna putih.

Senyawa ini digunakan sebagai reagen untuk membuat senyawa timbal lainnya dan sebagai pewarna rambut.[6] Senyawa ini juga pernah digunakan sebagai pemanis, tetapi kini sudah tidak lagi digunakan karena senyawa ini beracun. Kimiawan modern dapat mendeteksi keberadaan senyawa ini dengan mudah, sehingga penggunaan timbal(II) asetat secara ilegal telah hampir sepenuhnya diberantas setelah senyawa tersebut dilarang penggunaannya sebagai pemanis.[7]

Pembuatan

Timbal asetat dapat dibuat dengan merebus timbal di dalam asam asetat dan hidrogen peroksida. Timbal karbonat atau timbal oksida juga dapat digunakan.

Pb(s) + H2O2(aq) + 2 H+(aq) → Pb2+(aq) + 2 H2O(l)
Pb2+(aq) + 2 CH3COO−(aq) → Pb(CH3COO)2(aq)

Timbal(II) asetat juga dapat dibuat dari reaksi tembaga asetat dengan logam timbal:

Cu(CH3COO)2 + Pb → Cu + Pb(CH3COO)2

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 5 Pradyot, Patnaik (2003). Handbook of Inorganic Chemicals. The McGraw-Hill Companies, Inc. ISBN 0-07-049439-8.
  2. 1 2 3 4 Sigma-Aldrich Co., Lead(II) acetate trihydrate. Diakses tanggal 2014-06-08.
  3. 1 2 3 4 5 http://chemister.ru/Database/properties-en.php?dbid=1&id=1990
  4. 1 2 3 http://chemister.ru/Database/properties-en.php?dbid=1&id=1762
  5. ↑ "Lead compounds (as Pb)". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
  6. ↑ http://www.fda.gov/Cosmetics/ProductsIngredients/Products/ucm143075.htm
  7. ↑ Stoeppler, M. (1992), Hazardous Metals in the Environment, Techniques and Instrumentation in Analytical Chemistry, vol. 12, Elsevier, hlm. 60, ISBN 9780080875606, From the results achieved so far it is obvious that the purity law for lead in wines in the last two centuries was frequently ignored.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Lead(II) acetate.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan