Senin, 02 November 2026
11:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Timang-Timang Anakku Sayang

Timang-Timang Anakku Sayang

film Indonesia tahun 1973

Bagikan:
Timang-Timang Anakku Sayang
250px-Timang-Timang_Anakku_Sayang_%281973%3B_obverse%3B_wiki%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SutradaraElanda Rossi RS
ProduserSandy Suwardi Hassan
Ditulis olehSandy Suwardi Hassan
Pemeran
Penata musik
SinematograferKosnen
EditorMuryadi
Tanggal rilis
1973
Durasi101 menit
NegaraIndonesia

Timang-Timang Anakku Sayang adalah film Indonesia tahun 1973 dengan disutradarai oleh Elanda Rossi RS dan dibintangi oleh Sophan Sophiaan dan Widyawati.

Sinopsis

Ketika melangsungkan pernikahannya, Sofia (Sofia WD) mendapat bayi tiri dari suaminya Noor (WD Mochtar). Dari perkawinannya ini, dia mendapat dua anak lagi Erwin (Sophan Sophiaan) dan Murni (Widyawati). Ketika sang ayah meninggal, dan anak-anak beranjak dewasa, timbul konflik dalam keluarga. Si anak tiri mengusir Erwin, Murni dan ibu tirinya hingga mereka tinggal di dalam gubuk. Namun si anak tiri mendapat kecelakaan terlindas kereta hingga meninggal.

Ketika Sofia meninggal, Murni diasuh tetangga yang kaya tetapi ternyata kemudian cacad kaki hingga harus duduk di atas kursi roda. Suatu hari ketika ia difitnah saudara angkatnya, Murni berniat lari tetapi seorang pemuda datang. Setelah berhasil memulihkan ingatannya, Murni langsung berdiri dan lari menemui pemuda yang tidak lain dari Erwin kakaknya.[1]

Pemeran

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan