Sabtu, 03 Oktober 2026
02:27 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Tigmonasti

Tigmonasti

Bagikan:
250px-Mimosa_pudica.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mimosa pudica atau putra malu dalam keadaan normal dan tersentuh.

Tigmonasti adalah gerak nasti akibat sentuhan (bahasa Yunani, thigma, artinya sentuhan).[1] Gerak ini terutama terlihat jelas pada beberapa anggota tertentu anak-suku Mimosoideae dari suku Fabaceae (Leguminosae)[2] Contoh yang paling jelas adalah Mimosa pudica atau lebih dikenal sebagai putri malu.[1] Selain disebut tigmonasti, gerak ini juga dikenal dengan nama seismonasti. Seismo berarti getaran, meski secara khusus pada putri malu getarannya berasal dari sentuhan.

Mekanisme

Pada kondisi normal, semua sel-sel pulvinus pada daun putri malu menggembung, dan tetap tegak akibat pengaruh tekanan turgor.[3] Dengan disentuh, digoyang, dipanasi, didinginkan dengan cepat, atau diberi rangsangan listrik, anak-daun dan daun akan mengatup serempak dengan cepat.[1] Jika hanya satu anak-daun yang dirangsang, rangsangan itu diteruskan ke seluruh tumbuhan, sehingga anak-daun lain ikut mengatup.[1] Pelipatan terjadi karena air diangkut keluar dari sel motorik pada pulvinus , kejadian yang berhubungan dengan keluarnya kation K+ (Kalium). Penyusutan bagian bawah pulvinus secara tiba-tiba menyebabkan penyusutan turgor dan mendorong keseluruhan daun mengatup[3].Kegunaan respon ini bagi tumbuhan diduga bahwa pelipatan anak-daun akan mengagetkan dan mengusir serangga sebelum mereka sempat memakan daunnya.[1]

Cara sentuhan yang berbeda dapat menimbulkan kecepatan menutup daun yang berbeda pada putri malu. Bila diberikan sentuhan yang keras maka kecepatan menutup daunnya akan makin cepat pula. Sebaliknya, bila diberikan sentuhan dengan pelan, maka daun putri malu akan menutup dengan lambat. Selain itu, kecepatan gerak tigmonasti oleh putri malu juga dipengaruhi oleh luas bidang sentuh. Makin luas bidang sentuh, maka akan makin besar gaya yang timbul dan makin cepat gerak yang dilakukan oleh putri malu. Sebaliknya, bila luas permukaan bidang sentuh kecil, maka gaya yang dihasilkan kecil dan putri malu akan menutup daunnya dengan lebih lambat.[4] Gerakan layu dengan sendirinya karena adanya rangsangan seperti yang dilakukan oleh putri malu ini bersifat hanya sementara. Tak lama kemudian, tumbuhan ini akan tegak lagi seperti semula.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Salisbury FB, Ross CW. 1995. Fisiologi Tumbuhan, jilid 3. terjemahan Lukman DR, Sumaryono. Bandung: Penerbit ITB. Hal:100-102 ISBN 979-8591-37-2
  2. ↑ (Inggris)Ball NG. 1969. Nastic responses. dalam Wilkins MB (editor). Physiology of Plant Growth and Development. New York: McGraw-Hill.
  3. 1 2 Hadi, Samsun (2016). Fisiologi Tumbuhan. Malang: UMM Press.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Tamam, Mh Badrut (2018-04-16). "Mekanisme Gerak Tigmonasti Putri Malu (Mimosa pudica)". Generasi Biologi. Diakses tanggal 2023-12-08.


Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan