Sabtu, 26 September 2026
23:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Thylamys

Thylamys

genus mamalia

Thylamys[1]
Rentang waktu: Miosen Tengah (Colloncuran) hingga sekarang
~14–0 jtyl
250px-Llaca.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Thylamys elegans
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Infrakelas: Marsupialia
Ordo: Didelphimorphia
Famili: Didelphidae
Subfamili: Didelphinae
Tribus: Thylamyini
Genus: Thylamys
J. E. Gray, 1843
Spesies tipe
Didelphis elegans
Spesies

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Thylamys adalah sebuah genus oposum pada famili Didelphidae. Pramaksila mereka berujung bulat, bukan runcing. Betinanya tidak memiliki kantong. Puting betina tersusun dalam dua jajaran simetris di perutnya.[2] Studi genetis mengindikasikan bahwa genus ini muncul sekitar 14 juta tahun lalu.[3]

Spesies

T. karimii (Petter 1968) Reig, Kirsch & Marshall 1987 (Oposum tikus ekor-gemuk karimi)

T. velutinus (Wagner 1842) Miranda-Ribeiro 1936 (Oposum tikus ekor-gemuk kerdil)

T. tatei (Handley 1957) Reig, Kirsch & Marshall 1987 (Oposum tikus ekor-gemuk tate)

T. elegans (Waterhouse 1839) Gray 1843b (Oposum tikus ekor-gemuk elegan)

T. pallidior (Thomas 1902) Gardner & Creighton 1989 (Oposum tikus ekor-gemuk perut-putih)

T. citellus (Thomas 1912c) [4]

T. pulchellus (Cabrera 1934) [5] (Oposum tikus ekor-gemuk argentina)

T. pusillus (Desmarest 1804) Reig, Kirsch & Marshall 1987 (Oposum tikus ekor-gemuk umum)

T. macrurus (Olfers 1818) Gardner & Creighton 1989 (Oposum tikus ekor-gemuk paraguay)

T. venustus Thomas 1902 (Oposum tikus ekor-gemuk perut-kekar)

T. cinderella (Thomas 1902) Flores, Díaz & Barquez 2000 (Oposum tikus ekor-gemuk cinderella)

T. sponsorius (Thomas 1921) Flores, Díaz & Barquez 2000 (Oposum tikus ekor-gemuk argentina)

Referensi

  1. ↑ Gardner, A.L. (2005). "Order Didelphimorphia". Dalam Wilson, D.E.; Reeder, D.M (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 17–18. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
  2. ↑ Eisenberg, John Frederick; Redford, Kent Hubbard (1999). Mammals of the Neotropics: The Central Neotropics: Ecuador, Peru, Bolivia, Brazil. University of Chicago Press. hlm. 624. ISBN 978-0-226-19542-1.
  3. ↑ Steiner, C.; et al. (2005). "New DNA data from transthyretin nuclear intron suggest an Oligocene to Miocene diversification of living South American opossums (Marsupialia: Didelphidae)". Molecular Phylogenetics and Evolution. 35 (2): 363–379. doi:10.1016/j.ympev.2004.12.013. PMID 15804409.
  4. ↑ Flores, D.; Teta, P. (2016). "Thylamys citellus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T199835A22172943. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T199835A22172943.en. Diakses tanggal 9 Januari 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  5. ↑ Flores, D.; Teta, P. (2016). "Thylamys pulchellus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T199834A22172571. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T199834A22172571.en. Diakses tanggal 9 Januari 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan