Rabu, 28 Oktober 2026
22:16 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
The Peace War

The Peace War

Bagikan:
The Peace War
250px-ThePeaceWar%281stEd%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cover of first edition (hardcover)
PengarangVernor Vinge
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
SeriAcross Real Time
GenreFiksi ilmiah
PenerbitBluejay Books
Tanggal terbit
Agustus 1984
Jenis mediaCetak (sampul keras & sampul kertas)
Halaman286 halaman
ISBNISBN 0-312-94342-3
OCLC10996240
813/.54 19
LCCPS3572.I534 P4 1984
Diikuti oleh"The Ungoverned", (1985) 

The Peace War adalah sebuah novel fiksi ilmiah karya penulis Amerika Vernor Vinge, tentang otoritarianisme dan progres tekonologi. Novel tersebut pertama kali diterbitkan sebagai sebuah serial dalam majalah Analog pada 1984, dan kemudian tampil dalam bentuk buku tak lama setelahnya. Novel tersebut dinominasikan untuk Penghargaan Hugo untuk Novel Terbaik pada 1985.[1] Sekuelnya adalah "The Ungoverned", yang merupakan sebuah novella yang diterbitkan dalam kumpulan cerpennya True Names and Other Dangers, dan novel Marooned in Realtime. The Peace War dan Marooned in Realtime dicantumkan dalam Across Realtime (Baen Books, 1991).

Referensi

  1. ↑ "1985 Award Winners & Nominees". Worlds Without End. Diakses tanggal 2009-09-26.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan