Rabu, 28 Oktober 2026
17:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
The Last Rose of Summer

The Last Rose of Summer

Bagikan:
250px-Rosa_%27Old_Blush%27.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Merah Muda 'Perona Pipi Tua', gr. Chinensis, sekte. Cina. Kebun Raya Kerajaan, Madrid.

The Last Rose of Summer

adalah puisi yang dibuat oleh penyair kelahiran Irlandia Thomas Moore, yang merupakan teman sejawat dari Byron dan Shelley. Moore menulis puisi tersebut pada tahun 1805 saat berdomisili di Jenkinstown Park, Desa Kilkenny Irlandia. Sir John Stevenson menggubah lagu dari puisi tersebut dan menjadikan melodinya dikenal luas, yang kemudian dipublikasikan pada Desember 1813 dalam volume 5 dari koleksi musik Moore yang berjudul A Section of Irish Melodies.

Jenis Musik
Klasik

Ludwig van Beethoven menciptakan sebuah melodi berjudul A Theme and Three Variations for flute and piano, Op. 105, berdasarkan lagu gubahan tersebut pada masa-masa akhir hidupnya.

Felix Mendelssohn menciptakan sebuah melodi berjudul A Fantasia in E major, Op. 15, berdasarkan lagu tersebut (1827?)

Friedrich von Flotow menggunakan lagu tersebut dalam opera ciptaannya Martha, yang dipentaskan secara perdana pada tahun 1847 di Vienna. Lagu tersebut merupakan favorit ("Letzte Rose") dari karakternya yang bernama Lady Harriet. Penyisipan lagu dalam opera itu berhasil, dan lagu tersebut turut membantu kepopuleran operanya.

Heinrich Wilhelm Ernst menulis satu set dari beberapa variasi nada biola untuk lagu tersebut; hal ini membuatnya sangat sulit dimainkan.

Penyanyi Opera Luisa Tetrazzini memulai konser umum gratisnya dengan lagu ini di jalanan San Fransisco California pada malam natal tahun 1910

Benjamin Britten menciptakan satu gubahan dengan E flat major. Penampilan pertamannya yang paling dikenal adalah: Peter Pears, tenor, Britten, piano, January 1958, di Musium Victoria and Albert di London. Direkan oleh Britten dan Pears tahun 1961. Pears merekam gubahan tersebut dengan Osian Ellis, harpa pada 1976

Populer

Puisi ini disinggung dalam lagu Grateful Dead song Black Muddy River, yang dinyanyikan dengan nada yang dikomposisi oleh Sir John Stevenson. Clannad merilis interpretasi lagu tersebut dalam album mereka Crann Ull. Sarah Brightman merekam lagu itu untuk albumnya The Trees They Grow So High. Dan dibuat populer pada abad ke-21 melalui rekaman oleh Charlotte Church and The Irish Tenors.

Lagu ini dinyanyikan dalam grup musik Celtic Woman oleh Méav Ní Mhaolchatha dan Hayley Westenra. versi solo dari Chloë Agnew direkam untuk album self-titled nya. Dalam tur Celtic Woman: A New Journey, ia menyanyikannya dengan berduet bersama Ní Mhaolchatha, Westenra, dan vokalis merangkap gitaris dari grup yang sama, Lynn Hilary. Agnew dan Hilary menampilkan versi yang sama dalam tur Isle of Hope. versi solo dari Ní Mhaolchatha dimasukkan dalam albumnya yang berjudul Celtic Journey.

Judas Priest merekam lagu berjudul Last Rose of Summer untuk album mereka Sin After Sin tahun 1977. di tulis oleh Rob Halford dan Glenn Tripton, lagu ini seluruhnya mengenai "cinta yang tak berbalas"

Fionnuala Sherry dari duo beraliran New Instrumental Secret Garden merilis lagu versi mereka dengan judul The Last Rose dalam album debut solonya Songs From Before

Laura Wright merekam satu versi, yang termasuk dalam albumnya The Last Rose (2011)

Kanye West menyisipkannya dalam lagunya Blood on the Leaves dari album terbaiknya tahun 2013 Yeezus

Rujukan Pada Literatur

Puisi ini disebutkan dalam novel karya Jules Verne 'The Vanished Diamond' (atau The Southern Star), dan oleh Wilkie Collins dalam The Moonstone (Sersan Cuff sering mensiulkan nadanya).

Lagunya disebutkan oleh James Joyce dalam Ulysses

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan