Rabu, 04 November 2026
17:38 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
The Ego and Its Own

The Ego and Its Own

Bagikan:
250px-Ein1844v2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
The Ego and Its Own

The Ego and Its Own (bahasa Jerman:Der Einzige und sein Eigentum) adalah sebuah karya tahun 1844 buatan filsuf Jerman Max Stirner. Karya tersebut menghadirkan kritikan pasca-Hegelian terhadap agama Kristen dan moralitas tradisional di satu sisi; dan di sisi lain, humanisme, utilitarianisme, liberalisme, dan kebanyakan gerakan sosialis saat itu, dijunjung alih-alih egoisme amoral (meskipun pengaruhnya tak mewarisi ammoral atau antisosial). Karya tersebut dianggap sebagai pengaruh ebsar terhadap perkembangan anarkisme, eksistensialisme, nihilisme atau pasca-modernisme.[1][2]

Pada 2010, John F. Welsh mencetuskan istilah egoisme dealektikal untuk pemikiran-pemikiran Stirner yang ditorehkan dalam karya tersebut, dalam rangka menedakan konotasi negatif dan pejoratif dari pemakaian umum sehari-hari egoisme dalam esensi egotisme.

Catatan

  1. ↑ (Inggris) Entri Max Stirner di Stanford Encyclopedia of Philosophy
  2. ↑ Goodway, David. Anarchist Seeds Beneath the Snow. Liverpool University Press, 2006, p. 99.

Referensi

  • Paterson, R. W. K. (1993) [1971], The Nihilistic Egoist Max Stirner (Edisi Reprint), London: Oxford University Press, ISBN 0-7512-0258-4.
  • Thomson, Ernie (2004), The Discovery of the Materialist Conception of History in the Writings of the Young Karl Marx, Lewiston, NY: E. Mellen Press, ISBN 0-7734-6426-3.
  • Laska, Bernd A. (2002), "Nietzsches initiale Krise", Germanic Notes and Reviews, 33 (2): 109–133; engl. trans. Nietzsche's Initial Crisis.

Pranala luar

Templat:Stirner

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan