Senin, 05 Oktober 2026
14:39 WIB
TERKINI
Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan
The Tempest

The Tempest

Drama karya William Shakespeare

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang drama Shakespeare. Untuk Tempest (disambiguasi), lihat The Tempest (disambiguasi).
The Tempest
250px-First-page-first-folio-tempest.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halaman judul bagian dalam Folio Pertama
PenyuntingEdward Blount dan Isaac Jaggard
PengarangWilliam Shakespeare
NegaraInggris
BahasaInggris
GenreKomedi Shakespeare
Tragikomedi

The Tempest adalah drama karya William Shakespeare, kemungkinan ditulis pada tahun 1610–1611, dan dianggap sebagai salah satu drama terakhir yang ia tulis sendiri. Setelah adegan pertama, yang berlangsung di atas kapal di tengah laut saat badai, sisa drama berlatar di sebuah pulau terpencil, di mana Prospero, seorang penyihir, tinggal bersama putrinya Miranda, dan kedua pelayannya: Caliban, sosok monster buas, dan Ariel, roh yang baik. Drama ini berisi musik dan lagu yang membangkitkan semangat keajaiban di pulau tersebut. Cerita ini mengeksplorasi banyak tema, termasuk sihir, pengkhianatan, balas dendam, pengampunan, dan keluarga. Dalam Babak IV, sebuah pesta topeng pernikahan berfungsi sebagai sebuah drama dalam drama, dan memberikan tontonan, alegori, dan bahasa yang luhur.

Meskipun The Tempest tercantum dalam Folio Pertama sebagai komedi pertama Shakespeare, dan membahas tema-tema tragis dan komik, dan kritik modern telah menciptakan kategori romansa akhir untuk drama ini dan drama-drama Shakespeare lainnya yang ditulis di akhir masa kerjanya. The Tempest telah ditafsirkan secara luas pada abad-abad berikutnya. Tokoh utamanya, Prospero, telah diidentifikasi dengan Shakespeare, dengan penolakan Prospero terhadap sihir menandai perpisahan Shakespeare dengan panggung. Hal ini juga dipandang sebagai alegori tentang orang Eropa yang menjajah tanah asing.

Drama ini memiliki pengaruh yang beragam, menginspirasi para seniman di banyak negara dan budaya, di panggung dan layar lebar, dalam sastra, musik (terutama opera), dan seni visual.

Terjemahan ke dalam bahasa Indonesianya berjudul Prahara oleh Trisno Sumardjo.[1] Gramedia menerbitkan The Tempest pada tahun 1977 dengan judul Ferdinand dan Miranda.

Kisah The Tempest

Tokoh utama

  • Prospero, Adipati Milan yang digulingkan
  • Miranda, putri Prospero
  • Ariel, roh pelayan Prospero
  • Caliban, pelayan Prospero, anak nenek sihir Sycorax
  • Antonio, saudara Prospero dan Adipat Milan saat ini
  • Alonso, raja Naples
  • Ferdinand, pangeran Naples
  • Sebastian, saudara Raja Alonso
  • Stephano, Trinculo, para pelayan dan badut Raja Alonso

Waktu dan tempat

Abad ke-16 di sebuah pulau di Laut Mediterania


Catatan kaki

Drama
Tragedi
Komedi
Sejarah
Lihat juga
120px-Shakespeare_%28oval-cropped%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sajak
Apokrifa
Drama
Sajak
Kehidupan
dan karya
Peninggalan
Institusi
Keluarga
Ikon rintisan

Artikel bertopik Shakespeare ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan