Senin, 02 November 2026
05:56 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

The Rising Sun

Buku tahun 1970 karya John Toland

Bagikan:

The Rising Sun: The Decline and Fall of the Japanese Empire, 1936–1945, ditulis oleh John Toland, diterbitkan oleh Random House tahun 1970[1] dan memenangkan Hadiah Pulitzer untuk Non-Fiksi Umum tahun 1971.[2] Buku ini diterbitkan kembali oleh Random tahun 2003.[3]

Sebuah kronik tentang kebangkitan dan kejatuhan Kekaisaran Jepang pada Perang Dunia II, mulai invasi Manchuria dan Tiongkok hingga bom atom Hiroshima dan Nagasaki dari sudut pandang Jepang. Toland sendiri menyebut bukuu ini sebagai "saga faktual tentang orang-orang yang terperangkap dalam banjir perang terkacau sepanjang sejarah manusia, diceritakan kembali seperti aslinya-penuh karut marut, dipuja-puja, hina, membuat frustrasi, penuh paradoks."[3]

Referensi

  1. ↑ Toland, John (1970). The Rising Sun: The Decline and Fall of the Japanese Empire, 1936-1945. Random House. ISBN 0-394-44311-X.
  2. ↑ "Pulitzer Prize Winners: General Non-Fiction" (web). pulitzer.org. Diakses tanggal 2008-02-28.
  3. 1 2 Toland, John Toland (2003). The Rising Sun - The Decline and Fall of the Japanese Empire, 1936-1945. Random House. hlm. 976 oages. ISBN 978-0-8129-6858-3(0-8129-6858-1).

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik buku sejarah non-fiksi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan