Rabu, 07 Oktober 2026
09:43 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

David Brion Davis

ahli sejarah Amrika

Bagikan:
David Brion Davis
Lahir(1927-02-16)16 Februari 1927
Meninggal14 April 2019(2019-04-14) (umur 92)
Guilford, Connecticut,[1] Amerika Serikat
AlmamaterDartmouth College
Universitas Harvard
Pasangan menikahToni Hahn Davis
Karier ilmiah
BidangSejarah
Tempat kerjaUniversitas Yale

David Brion Davis (16 Februari 1927 – 14 April 2019) adalah seorang sejarawan budaya Amerika Serikat. Ia merupakan pakar dalam hal mengenai perbudakan dan abolisionisme.

Davis telah menulis atau menyunting 17 buku. Buku-bukunya menekankan hubungan agama dan ideologis di antara kondisi material, kepentingan politik, dan nilai-nilai politik baru. Ideologi, dalam pandangannya, bukanlah penyimpangan yang disengaja dari realitas atau topeng untuk kepentingan material; melainkan, lensa konseptual bagi sekelompok orang untuk memandang dunia di sekitar mereka. Ia juga sering menjadi kontributor untuk The New York Review of Books.[2]

Davis menerima Hadiah Pulitzer untuk Non-Fiksi Umum pada tahun 1967, dan Medali Humaniora Nasional, yang dipersembahkan oleh Presiden Barack Obama pada 2014 karena ia dianggap telah "membentuk kembali pemahaman kita tentang sejarah." Ia juga menerima Penghargaan Lingkaran Kritikus Buku Nasional 2015 untuk Non-Fiksi Umum, Penghargaan Buku Anisfield-Wolf 2015 untuk pencapaian seumur hidup atas kontribusinya dalam memberikan pemahaman publik tentang rasisme dan penghargaan terhadap keanekaragaman budaya, dan ia juga mendapatkan Penghargaan Buku Coif 2015, sebuah penghargaan tertinggi dari Asosiasi Sekolah Hukum Amerika Serikat untuk buku-buku terkemuka yang terkait hukum yang diterbitkan pada 2013 dan 2014.

Setelah mengabdi di Universitas Cornell selama 14 tahun, Davis mengajar di Yale dari tahun 1970 hingga 2001. Ia selama satu tahun sempat menjadi Profesor Tamu Sejarah Amerika di Universitas Oxford (1969-1970), di Pusat Studi Lanjutan dalam Ilmu Perilaku, Universitas Stanford, dan sebagai Ketua Yayasan Prancis-Amerika pertama dalam Peradaban Amerika di École des hautes études en sciences sociales di Paris.

Bibliografi

  • 2006, Inhuman Bondage: The Rise and Fall of Slavery in the New World. Oxford University Press.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan