Selasa, 03 November 2026
14:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Thaumatococcus daniellii

Thaumatococcus daniellii

Bagikan:
Thaumatococcus daniellii
250px-Moimoi.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daun "Ewe eran" (Thaumatococcus daniellii).
250px-Fruit_du_katemfe_ou_Thaumatococcus_daniellii.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buah
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Klad: Commelinidae
Ordo: Zingiberales
Famili: Marantaceae
Genus: Thaumatococcus
Spesies:
T. daniellii
Nama binomial
Thaumatococcus daniellii
Sinonim[1]
  • Donax danielii (Benn.) Roberty
  • Monostiche daniellii (Benn.) Horan.
  • Phrynium daniellii Benn.

Thaumatococcus daniellii adalah spesies tumbuhan yang dikenal sebagai sumber protein thaumatin yang merupakan protein yang sangat manis. Saat buah ini dimakan, molekul thaumatin akan menempel di lidah dan membuat makanan asam terasa manis. Tumbuhan ini adalah tumbuhan rimpang berbunga besar dari hutan hujan Afrika Barat yang terbentang dari Sierra Leone hingga Zaire.[1] Spesies ini juga menjadi spesies pendatang di Australia dan Singapura.[2]

Thaumatococcus daniellii tumbuh hingga mencapai ketinggian tiga atau empat meter dan memiliki daun besar dengan panjang yang mencapai 46 cm. Bunganya berwarna ungu pucat dan buahnya lembut dengan beberapa biji hitam yang bercahaya. Buahnya dilapisi oleh salut biji merah yang merupakan bagian yang mengandung thaumatin. Di wilayah asalnya, tumbuhan ini digunakan tidak hanya sebagai pengubah rasa. Tangkai daunnya yang kuat dijadikan bahan bangunan, daunnya dipakai untuk membungkus makanan, sementara daun dan bijinya juga digunakan sebagai obat-obatan tradisional.[3][4]

Gen Thaumatococcus daniellii dilaporkan telah dimasukkan ke dalam tumbuhan ketimun oleh Universitas Ilmu Kehidupan Warsawa untuk meningkatkan rasa manisnya.[5]

Catatan kaki

  1. 1 2 "World Checklist of Selected Plant Families".
  2. ↑ "Csurhes, S./Edwards, R. 1998. Potential environmental weeds in Australia: Candidate species for preventative control. Canberra, Australia. Biodiversity Group, Environment Australia. 208 pp" (PDF). Weeds.gov.au. 2013-06-12. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-10-10. Diakses tanggal 2014-06-04.
  3. ↑ "Bentham, George & Hooker, Joseph Dalton. 1883. Genera Plantarum 3: 652, ''Thaumatococcus daniellii''". Biodiversitylibrary.org. 2013-05-30. Diakses tanggal 2014-06-04.
  4. ↑ AFPD. 2008. African Flowering Plants Database - Base de Donnees des Plantes a Fleurs D'Afrique.
  5. ↑ "Summary Notification". Gmoinfo.jrc.ec.europa.eu. 2008-05-15. Diakses tanggal 2014-06-04.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan