Jumat, 30 Oktober 2026
08:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Teori puncak Hubbert

Teori puncak Hubbert

Bagikan:
250px-Hubbert-curve.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kurva Hubbert, digambar oleh M. King Hubbert, adalah sebuah model matematika persediaan minyak pada masa depan.

Puncak teori Hubbert, juga dikenal dengan puncak minyak adalah sebuah teori berpengaruh mengenai pengambilan dan penghabisan jangka-panjang dari minyak bumi konvensional (dan bahan bakar fosil lainnya). Teori ini dinamakan atas seorang geofisikawan Amerika M. King Hubbert, yang menciptakan sebuah model dari persediaan yang diketahui, dan mengusulkan sebuah teori. Pada 1956, Hubbert mempresentasikan sebuah paper Diarsipkan 2008-05-27 di Wayback Machine pada rapat American Petroleum Institute di mana ia memperkirakan produksi minyak di Amerika Serikat akan memuncak pada 1965 dan 1970. Dan produksi minyak Amerika memang memuncak pada 1971 Diarsipkan 2005-09-11 di Wayback Machine, dan telah berkurang sejak saat itu.

Hubbert mengusulkan bahwa perhitungan yang sama dapat diterapkan kekeadaan lainnya, seperti puncak produksi minyak dunia. Beberapa perkiraan untuk puncak produksi dunia telah dibuat oleh Hubbert dan lainnya, dengan beberapa tanggal tersebut sudah lewat pada masa lampau. Hal ini telah menimbulkan kritikan dari metode tersebut dan perkiraan yang dibuat dengan menggunakan metode tersebut.

Teori puncak Hubbert merupakan subjek dari diskusi yang berkelanjutan karena efek potensial dari produksi minyak yang rendah, dan karena debat yang terus berlanjut dari aspek kebijakan energi.

Lihat pula

Referensi

Bacaan lebih lanjut dan diskusi

Film

Pranala luar

Advokasi teori Hubbert dan riset

Laporan/essays/lectures

Artikel

Forum/Blog/halaman diskusi

Kritikan teori Hubbert

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan