Senin, 19 Oktober 2026
20:15 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Tempe Terra

Bagikan:

Tempe Terra adalah wilayah dataran tinggi yang dipenuhi kawah, berada di belahan utara planet Mars. Wilayah ini terletak di tepi timur laut Tharsis dan dikenal karena tingkat retakan serta deformasi kerak yang tinggi. Di wilayah ini juga ditemukan banyak gunung berapi perisai kecil, aliran lava, serta struktur vulkanik lainnya.[1]

Terminologi

Nama Tempe Terra berasal dari kenampakan albedo “Tempe” yang pertama kali digunakan oleh astronom E. M. Antoniadi pada tahun 1930 untuk menggambarkan area terang di sekitar 40°LU dan 70°BB. Nama tersebut diambil dari Lembah Tempe, sebuah lembah di Yunani yang terletak di selatan Gunung Olympus dan dikenal dalam mitologi Yunani karena keindahannya. Persatuan Astronomi Internasional (IAU) secara resmi menetapkan nama Tempe Terra pada tahun 1979. Dalam terminologi geologi planet, terra (jamak: terrae) merupakan istilah dalam bahasa Latin yang digunakan untuk menyebut wilayah dataran tinggi luas menyerupai benua pada planet lain.[2]

Lokasi dan karakteristik

Tempe Terra terletak di bagian timur kuadran Arcadia (MC-03) dan bagian barat kuadran Mare Acidalium (MC-04) pada belahan barat Mars. Wilayah ini berpusat di 39,7°LU dan 289°BT, dengan lebar sekitar 2.700 km pada bagian terluasnya. Kawasan ini membentang dari sekitar 30° hingga 54°LU dan dari 265° hingga 310°BT, meliputi area sekitar 2,1 juta km²,[3] setara dengan luas Arab Saudi. Di sebelah timur berbatasan dengan Chryse Planitia dan Acidalia Planitia, di utara dengan dataran rendah Arcadia dan Vastitas Borealis, dan di selatan dengan sistem saluran limpasan besar Kasei Valles.

Geologi

Tempe Terra merupakan zona transisi antara dataran tinggi tua di selatan Mars dan dataran rendah muda di utara. Wilayah ini mengandung paparan kerak purba paling utara di planet tersebut.[4] Struktur geologinya ditandai oleh banyaknya patahan normal berbentuk linear hingga melengkung serta graben yang terbentuk selama berbagai periode sejarah geologi Mars. Kajian mengenai aktivitas peregangan kerak menunjukkan bahwa Tempe Terra merupakan salah satu wilayah dengan tingkat regangan geologis tertinggi di Mars, dan dicirikan oleh keberadaan sejumlah besar gunung berapi perisai berukuran rendah.[5]

Referensi

  1. ↑ Orlov, Claire Jennifer; Bramham, Emma K.; Byrne, Paul K.; Piazolo, Sandra; Thomas, Mark. "Magmatic Origins of Extensional Structures in Tempe Terra, Mars". doi:10.22541/essoar.168677224.47885529/v1.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. ↑ "Planetary Names". planetarynames.wr.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-11-08.
  3. ↑ Van Gasselt, S.; Hauber, E.; Rossi, A.-P.; Dumke, A.; Orosei, R.; Neukum, G. (2011-01). "Periglacial geomorphology and landscape evolution of the Tempe Terra region, Mars". Geological Society, London, Special Publications. 356 (1): 43–67. doi:10.1144/sp356.4. ISSN 0305-8719.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ Frey, Herbert V.; Grant, Tammie D. (1990-08-30). "Resurfacing history of Tempe Terra and surroundings". Journal of Geophysical Research: Solid Earth. 95 (B9): 14249–14263. doi:10.1029/jb095ib09p14249. ISSN 0148-0227.
  5. ↑ Golombek, M. P.; Tanaka, K. L.; Franklin, B. J. (1996). "Extension across Tempe Terra, Mars, from measurements of fault scarp widths and deformed craters". Journal of Geophysical Research: Planets (dalam bahasa Inggris). 101 (E11): 26119–26130. doi:10.1029/96JE02709. ISSN 2156-2202.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan