Sabtu, 17 Oktober 2026
13:21 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Kasei Valles

Bagikan:

Kasei Valles merupakan sistem lembah raksasa di Mars yang terletak di kuadran Mare Acidalium dan kuadran Lunae Palus, berpusat pada koordinat 24,6° lintang utara dan 65,0° bujur barat. Lembah ini memiliki panjang sekitar 1.580 kilometer (980 mil) dan termasuk salah satu saluran aliran keluar (outflow channels) terbesar di planet tersebut. Nama Kasei berasal dari kata dalam bahasa Jepang yang berarti Mars.[1] Kasei Valles memberikan bukti geomorfologis mengenai keberadaan aliran fluida dalam jumlah besar pada masa lampau di Mars, dan berperan dalam kajian tentang evolusi iklim dan potensi keberadaan air di planet tersebut.[2]

Geografis

Secara geografis, Kasei Valles memiliki lebar hingga 480 kilometer di beberapa bagian, menjadikannya jauh lebih luas dibandingkan Grand Canyon di Bumi yang hanya sekitar 29 kilometer.[3] Saluran ini bermula dari Echus Chasma, yang terletak di tepi utara Valles Marineris, kemudian mengalir ke arah utara dan berbelok ke timur sebelum bermuara di Chryse Planitia,[4] wilayah dataran luas yang juga menjadi lokasi pendaratan wahana Viking 1 pada tahun 1976. Pada sekitar 20° lintang utara, aliran lembah bercabang menjadi dua saluran utama, yaitu Kasei Vallis Canyon di selatan dan North Kasei Channel di utara.[5] Kedua saluran ini bersatu kembali di sekitar 63° bujur barat, membentuk pulau besar di antara keduanya yang dikenal dengan nama Sacra Mensa. Kedalaman lembah di beberapa titik mencapai antara dua hingga tiga kilometer, menunjukkan intensitas erosi yang sangat kuat pada masa pembentukannya.[6]

Seperti halnya saluran aliran keluar lainnya di Mars, Kasei Valles diyakini terbentuk akibat aliran air dalam jumlah besar yang mungkin berasal dari pelepasan mendadak akibat pemanasan vulkanik di wilayah Tharsis. Air tersebut bisa saja muncul dari proses letusan tunggal yang bersifat katastrofik, atau dari serangkaian peristiwa banjir besar yang terjadi secara berulang dalam jangka waktu lama. Beberapa hipotesis alternatif menyatakan bahwa sebagian bentuk lahan di Kasei Valles mungkin terbentuk akibat aktivitas glasial, bukan semata-mata oleh air cair.[7]

Di wilayah antara Lunae Mensae dan kawah Sharonov terdapat tiga set air terjun kering raksasa (cataracts), yang diperkirakan terbentuk akibat peristiwa banjir besar purba. Tebing kepala (headwalls) dari formasi ini mencapai ketinggian hingga 400 meter, jauh lebih besar daripada Dry Falls di Bumi, yang merupakan analog terestrial terbesar yang diketahui. Bukti geologis menunjukkan bahwa air terjun kering tersebut dapat bermigrasi sejauh lebih dari 100 kilometer ke arah hulu setelah pembentukannya.[8][9]

Galleri

  • Peta kuadran Lunae Palus dengan keterangan label. Kasei Valles dapat terlihat di bagian atas gambar.
    Peta kuadran Lunae Palus dengan keterangan label. Kasei Valles dapat terlihat di bagian atas gambar.
  • Mosaik citra inframerah siang hari beresolusi tinggi dari instrumen THEMIS yang menampilkan Kasei Valles beserta wilayah di sekitarnya.
    Mosaik citra inframerah siang hari beresolusi tinggi dari instrumen THEMIS yang menampilkan Kasei Valles beserta wilayah di sekitarnya.
  • Citra THEMIS yang memperlihatkan detail saluran-saluran di dalam sistem lembah.
    Citra THEMIS yang memperlihatkan detail saluran-saluran di dalam sistem lembah.
  • Tebing di dalam sistem Kasei Valles, sebagaimana terlihat oleh instrumen HiRISE.
    Tebing di dalam sistem Kasei Valles, sebagaimana terlihat oleh instrumen HiRISE.
  • Perbesaran citra tebing di sistem Kasei Valles pada gambar sebelumnya yang menunjukkan bongkahan batu (boulder) beserta jejak lintasannya, sebagaimana terlihat oleh HiRISE. Bongkahan batu tersebut berdiameter sekitar 2 meter.
    Perbesaran citra tebing di sistem Kasei Valles pada gambar sebelumnya yang menunjukkan bongkahan batu (boulder) beserta jejak lintasannya, sebagaimana terlihat oleh HiRISE. Bongkahan batu tersebut berdiameter sekitar 2 meter.
  • Pemandangan bentuk lahan ramping (streamlined landforms) di Kasei Valles (detail dari mosaik citra THEMIS di sebelah kiri).
    Pemandangan bentuk lahan ramping (streamlined landforms) di Kasei Valles (detail dari mosaik citra THEMIS di sebelah kiri).
  • Pemandangan yang memperlihatkan dugaan formasi air terjun kering (cataracts) di Kasei Valles, terletak di barat daya kawah Sharonov (detail dari mosaik citra THEMIS).
    Pemandangan yang memperlihatkan dugaan formasi air terjun kering (cataracts) di Kasei Valles, terletak di barat daya kawah Sharonov (detail dari mosaik citra THEMIS).

Referensi

  1. ↑ "MARS – Kasei Valles". planetarynames.wr.usgs.gov. Diakses tanggal 2025-11-09.
  2. ↑ Leverington, David W. (2018-02-01). "Is Kasei Valles (Mars) the largest volcanic channel in the solar system?". Icarus. 301: 37–57. doi:10.1016/j.icarus.2017.10.007. ISSN 0019-1035.
  3. ↑ "HiRISE | (Almost) Silent Rolling Stones in Kasei Valles". hiroc.lpl.arizona.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-09.
  4. ↑ "Kasei Vallis Channel Splitting - NASA Science" (dalam bahasa American English). 2005-04-20. Diakses tanggal 2025-11-09.
  5. ↑ Treiman, Allan H. (2021-08-01). "Uninhabitable and Potentially Habitable Environments on Mars: Evidence from Meteorite ALH 84001". Astrobiology. 21 (8): 940–953. doi:10.1089/ast.2020.2306. ISSN 1531-1074.
  6. ↑ Pieri, David (1983-05-20). "Martian Landforms: The Channels of Mars . Victor R. Baker. University of Texas Press, Austin, 1982. xiv, 198 pp., illus. $39.95". Science. 220 (4599): 847–848. doi:10.1126/science.220.4599.847. ISSN 0036-8075.
  7. ↑ "Islands in Kasei Vallis (Released 27 April 2005) | Mars Odyssey Mission THEMIS". themis.asu.edu. Diakses tanggal 2025-11-09.
  8. ↑ Coleman, N. (2010-03). "Spectacular Cataracts (Dry Falls) on the Floor of Kasei Valles, Mars". 41st Annual Lunar and Planetary Science Conference (dalam bahasa Inggris) (1533): 1174.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  9. ↑ Coleman, N. M.; Lindberg, S. (2013-03). "New Insights About Cataracts (Dry Falls) on the Floor of Kasei Valles, Mars". 44th Annual Lunar and Planetary Science Conference (dalam bahasa Inggris) (1719): 1148. ISSN 0161-5297.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan