Sabtu, 10 Oktober 2026
23:33 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Teluk Subic

Teluk Subic

salah satu teluk di dunia

Bagikan:
Teluk Subic
330px-130405-M-BA451-372_%288636779585%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Teluk Subic di Filipina
Teluk Subic
Teluk Subic
Lokasi di Filipina
330px-1902_Subig_Bay_%28Subic_Bay%29_Luzon%2C_Philippines_nautical_chart_4254%2C_by_Manila_Sub_Office%2C_United_States_Coast_and_Geodetic_Survey.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
1902 nautical chart of Subic Bay
LetakPulau Luzon, Filipina
Koordinat14°47′24″N 120°13′57″E / 14.79000°N 120.23250°E / 14.79000; 120.23250
Jenis perairanteluk
Bagian dariLaut Tiongkok Selatan
KepulauanPulau Grande
Pemukiman

Teluk Subic adalah sebuah teluk di pantai barat Pulau Luzon di Filipina, sekitar 100 kilometer (62 mi) barat laut dari Teluk Manila. Perpanjangan dari Laut Cina Selatan, pantainya sebelumnya merupakan lokasi dari fasilitas utama Angkatan Laut Amerika Serikatyang bernama Pangkalan Angakatan Laut Amerika Serikat Teluk Subic, yang sekarang menjadi lokasi kawasan industri dan komersial, dikenal sebagai Kawasan Pelabuhan Bebas Teluk Subic di bawah Otoritas Metropolitan Teluk Subic.[1]

Dewasa ini, perairan serta kota-kota dan pembangunan di sekitar teluk secara kolektif disebut sebagai Teluk Subic. Ini mencakup bekas pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di SBMA, galangan kapal Hanjin, kota Olongapo, Barrio Baretto, Munisipalitas Subic, dan bekas daerah perumahan pertahanan Amerika Serikat di Binictican dan perumahan Kalayan, sampai Morong di Provinsi Bataan.[2]

Teluk ini telah lama diakui untuk perairan dalamnya dan dilindungi, tetapi pembangunan berjalan lambat karena kurangnya lahan datar di sekitar Teluk.[1]

Sejarah

Pada tahun 1542, penakluk berkebangsaan Spanyol, Juan de Salcedo berlayar masuk ke Teluk Subic namun tidak ada pelabuhan yang dibangun di sana karena pangkalan utama angkatan laut Spanyol akan dibangun di dekat Teluk Manila. Ketika Inggris merebut pangkalan ini pada tahun 1762, Spanyol terpaksa harus menemukan lokasi alternatif dan Teluk Subic disadari merupakan lokasi pelabuhan yang strategis dan luar biasa. Pada tahun 1884, Raja Alfonso XII dari Spanyol menyatakan bahwa Subic akan menjadi sebuah "pelabuhan angkatan laut dan properti yang berhubungan hal tersebut diperuntukkan bagi keperluan angkatan laut."[3]

Pada tahun 1899 selama Perang Filipina-Amerika, Amerika merebut pangkalan Spanyol dan mengendalikan teluk ini sampai tahun 1991. Selama periode ini, fasilitas angkatan laut dibangun secara besar-besaran dan diperluas, termasuk sebuha stasiun udara angkatan laut yang baru yang dibangun pada awal tahun 1950-an dengan mengiris bagian atas dari gunung dan memnidahkan tanahnya untuk reklamasi sebagian dari Teluk Subic. Pada tahun 1979, daerah di bawah kendali Amerika berkurang dari 24.000 hektare (59.000 ekar) menjadi 6.300 hektare (16.000 ekar) ketika Filipina menuntut kedaulatan atas pangkalan.[1][3]

Referensi

  1. 1 2 3 Martin W. Lewis (Oktober 22, 2010). "Subic Bay: From American Servicemen to Korean Businessmen". GeoCurrents. Diakses tanggal 16 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Official website of SBMA". SBMA official website. SBMA. Diakses tanggal 5 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "History". Subic.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-09-27. Diakses tanggal 16 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Subic Bay.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan