Rabu, 07 Oktober 2026
23:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Teluk Bima

Teluk Bima

Bagikan:
250px-Gambar_WhatsApp_2023-12-07_pukul_23.10.47_b4faa4ff.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Teluk Bima dari sis barat

Teluk Bima adalah perairan semi tertutup di sisi utara Pulau Sumbawa, dan berbatasan dengan Kota Bima dan Kabupaten Bima (dulu Kesultanan Bima). Di dalamnya terdapat Pulau Kambing (Bima), serta pelabuhan Bima.

Perairan Teluk Bima banyak di manfaatkan nelayan untuk mencari berbagai hasil laut. Seperti mencari ikan , bulu babi, kepiting, tiram, dan hasil laut lainnya. Selain itu di pesisir Teluk Bima banyak juga masyarakat yang memanfaatkan dengan bertani garam.[1] Teluk Bima merupakan salah satu jalur perdagangan di Indonesia dan juga terdapat sebuah pelabuhan yang dijadikan sebagai wilayah lalu lintas transportasi laut.[butuh rujukan]

Pantai

Teluk Bima memiliki pantai-pantai yang masih alami dan air laut yang jernih dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung. Beberapa pantai yang terkenal di Teluk Bima antara lain Pantai Kalaki, Pantai Lawata, dan Pantai Kolo. Pantai Lawata merupakan pantai yang paling terkenal di Teluk Bima yang memiliki pasir putih dan air laut yang jernih.[2] Selain itu, di sekitar pantai terdapat beberapa warung makan dan penginapan yang bisa digunakan oleh wisatawan.

Pantai Kalaki merupakan pantai yang memiliki pasir puti dan air laut yang jernih. Di sekitar pantai terdapat beberapa warung makan dan penginapan yang bisa digunakan oleh wisatawan. Pantai Kolo merupakan pantai yang masih alami di Teluk Bima. Pantai ini memiliki pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih. Di sekitar pantai tidak terdapat warung makan atau penginapan, sehingga wisatawan harus membawa perlengkapan sendiri jika ingin berkunjung ke pantai ini.[3]

Aktivitas

  1. Perikanan: Masyarakat di sekitar Teluk Bima juga mengandalkan perikanan sebagai sumber penghidupan. Pencemaran di perairan Teluk Bima telah berdampak pada aktivitas budi daya rumput laut, budi daya ikan bandeng, dan pertanian garam yang dikembangkan masyarakat di sepanjang pesisir Teluk Bima.[1]
  2. Pariwisata: Teluk Bima juga memiliki potensi pariwisata yang menarik. Namun, pencemaran di Teluk Bima telah berdampak buruk terhadap aktivitas pariwisata, dengan aktivitas pariwisata terhenti akibat pencemaran.[3]
  3. Rekreasi: Masyarakat sekitar Teluk Bima juga memanfaatkan keindahan alam teluk untuk rekreasi dan liburan. Namun, dampak pencemaran juga telah memengaruhi aktivitas rekreasi masyarakat di daerah tersebut.
  4. Penyelidikan dan Penanganan Pencemaran: Selain itu, masyarakat dan pemerintah setempat juga terlibat dalam upaya penyelidikan dan penanganan.[4]

Referensi

  1. 1 2 "Badan Pusat Statistik Kabupaten Bima". bimakab.bps.go.id. Diakses tanggal 2023-12-07.
  2. ↑ Hazim, Imamul. "Dana Ma Mbari". arujiki.blogspot.com. Diakses tanggal 2023-12-07.
  3. 1 2 {{cite web}}: Kutipan kosong
  4. ↑ "WALHI: Pencemaran di Perairan Teluk Bima Berdampak pada Kesehatan dan Ekonomi Nelayan". VOA Indonesia. 2022-05-01. Diakses tanggal 2023-12-07.
osm-intl,2,-8.441809,118.699722,200x100.png?lang=id
120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan