Senin, 19 Oktober 2026
12:07 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Teluk Youtefa

Teluk Youtefa

salah satu teluk di dunia

Bagikan:
250px-Raiyani_Muharramah_Teluk_Youtefa_Jayapura_PapuaDSC_4760.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemandangan Teluk Youtefa dari sebuah bukit.

Teluk Youtefa adalah sebuah teluk yang terletak di Jayapura, Papua. Teluk ini menjadi terkenal sejak pembangunan Jembatan Youtefa yang menjadi landmark baru Kota Jayapura. Teluk ini merupakan kawasan ulayat masyarakat adat Tobati, Enggros, dan Nafri. Kawasan ini ditetapkan sebagai taman wisata alam sejak tahun 1978.[1]

Teluk Youtefa merupakan teluk kecil terletak dalam kawasan Teluk Yos Sudarso yang lebih besar. Kawasan ini mencakup beberapa kampung adat, yaitu kampung Tobati, Enggros, dan Nafri. Ketiga kampung ini memiliki hubungan kekerabatan adat budaya yang sangat erat tetapi secara administratif terpisah pada distrik (kecamatan) yang berlainan, yakni Tobati di Jayapura Selatan, serta Enggros dan Nafri di Abepura. Secara geografis, kawasan Teluk Youtefa terletak pada 02°31'00" – 02°42'00" Lintang Selatan dan 134°37'00" – 142°48'00" Bujur Timur. Teluk ini berbatasan dengan dengan distrik Jayapura Selatan (kelurahan Entrop) dan distrik Abepura (Vim) di barat, di timur berbatasan dengan Teluk Yos Sudarso, di selatan berbatasan dengan distrik Abepura (kelurahan Asano), dan di utara berbatasan dengan distrik Jayapura Selatan (kelurahan Hamadi). Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 37/kpts/Um/6/1978, Teluk Youtefa ditetapkan sebagai kawasan taman wisata yang luasnya sekitar 1.650 ha mencakup lahan daratan maupun perairan teluk.[1]

Referensi

  1. 1 2 Lewaherilla, Niki E. (2007). "Pemanfaatan Wilayah Pesisir Teluk Youtefa-jayapura Secara Partisipatif" (PDF). Pros Maluku.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan