Kamis, 22 Oktober 2026
22:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Teh bunga krisan

Teh bunga krisan

Bagikan:
Teh bunga krisan

250px-Korean_chrysanthemum_tea-Gukhwacha-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Nama Tionghoa
Hanzi: 菊花茶
Makna harfiah: chrysanthemum tea
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: júhuā chá
Min Nan
- Romanisasi POJ: kiok-hoe-tê
Yue (Kantonis)
- Jyutping: guk1 faa1 caa4
Nama Korea
Hangul: 국화차
Hanja: 菊花茶
Alih aksara
- Romanisasi: gukhwa cha
- McCune-Reischauer: kukhwa ch'a
Nama Vietnam
Vietnam: trà bông cúc
Nama Malay
Malay: teh bunga kekwa

Teh bunga krisan (Hanzi:菊花茶; Pinyin:júhuā chá) adalah teh herbal terapi yang terbuat dari bunga krisan/bunga kekwa (Chrysanthemum morifolii) juga dikenal sebagai Ju Hua dalam istilah bahasa cina, yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional Cina selama berabad-abad.

Cara membuatnya sama seperti membuat teh biasa, ditaruh teko dan disedu dengan air panas kemudian bisa ditambah dengan gula batu. Teh bunga krisan yang sudah dingin atau diklasifikasikan sebagai ramuan yang dingin, itu baik untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah dapat membantu dalam pemulihan timbulnya jerawat. Di Asia Timur teh herbal bunga krisan ini dikenal juga sebagai obat herbal.

Teh bunga krisan adalah obat pertama pada masa Dinasti Song (960–1279).[1]

Referensi

  1. ↑ Campbell, Dawn L. (1995). The tea book. Gretna: Pelican Publishing. hlm. 116. ISBN 978-1-56554-074-3.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan