Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Tawur Bubur atau disebut juga Festival Tawur Bubur merupakan salah satu upacara tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Jepara, khususnya Desa Jinggotan. Tawur Bubur rutin digelar setiap pada tahun.
Sejarah
Asal-usul[1] adanya Festival Tawur Bubur Dukuh Tretes adalah, dulu kala memiliki sumber air yang selalu menes, tetapi saat ini sudah hilang dan diharapkan dengan kesadaran warga dengan menjaga dan melestarikan alam dengan penghijauan kembali diwilayah sekitar. Agar nantinya sumber air tersebut bisa kembali di nikmati dan digunakan kembali oleh masyarakat.
Acara
Prosesi Laskar Branjang Tewel melibatkan arak-arakan peserta yang siap berjuang menggunakan bubur dan tletong atau lorodan (sejenis pupuk). Setelah bubur dikumpulkan dan doa dibacakan, diadakan upacara lempar-lemparan atau Tawur Bubur, di mana peserta saling melempar pupuk tletong. Acara ini menarik banyak pengunjung, baik dari penduduk lokal maupun dari luar daerah. Festival Tawur Bubur merupakan tradisi unik dan seru untuk disaksikan. Rencananya, festival ini akan diselenggarakan setiap tahun.
Catatan kaki
Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |