Selasa, 06 Oktober 2026
23:54 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Taufik Abdullah

Taufik Abdullah

Sejarawan dari Indonesia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Taufik Abdullah" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Taufik Abdullah
250px-Taufik_Abdullah_-_Denas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Taufik Abdullah pada 2023
Lahir3 Januari 1936 (umur 90)
AlmamaterUniversitas Gadjah Mada
Universitas Cornell
PekerjaanSejarawan
Anak3, termasuk Edwin Hidayat

Taufik Abdullah gelar Tuanku Pujangga Diraja[1][2] (lahir 3 Januari 1936) adalah sejarawan Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Ketua LIPI periode 2000-2002, dan Wakil Presiden Asosiasi Sosiologi Internasional Dewan Riset Sosiologi Agama. Ia memperoleh Hadiah Akademik dalam Hadiah Budaya Asia Fukuoka Jepang pada 1991.[3]

Riwayat Hidup

Kehidupan awal

Taufik lahir di Bukittinggi, dengan orang tua yang berasal dari nagari Rao Rao, Tanah Datar, Sumatera Barat. Ia memperoleh gelar kesarjanaannya dari Jurusan Sejarah Fakultas Sastra & Kebudayaan UGM Yogyakarta (1961). Kemudian dia melanjutkan pendidikannya hingga memperoleh gelar master dan doktor di Universitas Cornell, Ithaca, Amerika Serikat (1970). Disertasinya Scholl and Politics: The Kaum Muda Movement in West Sumatra, diterbitkan oleh Universitas Cornell pada tahun 1971. Selain jalur formal, dia juga pernah mengikuti orientasi program East-West Centre di Universitas Hawaii, Honolulu, Amerika Serikat.

Karier

Taufik mengawali karier sebagai peneliti di LIPI, dengan jabatan Kepala Bagian Umum Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (Biro MIPI), Jakarta (1962-1963) dan Asisten Peneliti Leknas LIPI (1963-1967). Kemudian ia menjadi Peneliti Leknas (1967-1974), Direktur Leknas LIPI (1974-1978) dan Peneliti Leknas LIPI (1978), sampai menjabat sebagai Ketua LIPI (2000-2002).

Di luar negeri, Taufik aktif sebagai peneliti dan pegiat sosial. Dia menjadi peneliti di Departemen Ilmu Politik Universitas Chicago, Universitas Wisconsin, dan Netherlands Institute for Advanced Studies in the Humanities and Social Science (NIAS) Wassenaar. Lalu menduduki posisi penting di institusi lintas bangsa, seperti Ketua Komite Eksekutif Program Kajian Asia Tenggara (ISEAS) Singapura, Wakil Presiden Asosiasi Ilmu Sosial Asia Tenggara Kuala Lumpur, serta Wakil Presiden Asosiasi Sosiologi Internasional Dewan Riset Sosiologi Agama.

Selain sebagai seorang peneliti, Taufik juga merupakan seorang penulis yang cukup aktif. Tulisannya tersebar di berbagai media dan jurnal, baik lokal maupun luar negeri. Hingga saat ini, setidaknya sudah ada 30 buku yang berhasil diselesaikannya. Atas karya-karyanya itu, pada tahun 2009 Taufik memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Indonesia.

Karya

  • Schools and Politics: The Kaum Muda Movement in West Sumatra (1927-1933), 1971
  • Tentang Pemuda dan Pembangunan: Kumpulan Esei, 1972
  • Aspek Reformasi Islam di Indonesia, 1976
  • Islam di Indonesia: Sepintas Lalu Tentang Beberapa Segi, 1974
  • Islam di Asia Tenggara, 1976
  • Arah Gejala dan Perspektif Studi Sejarah Indonesia, 1980
  • Agama, Etos Kerja, dan Perkembangan Ekonomi, 1982
  • Manusia Dalam Kemelut Sejarah, 1983
  • Ilmu Sejarah Dan Histografi, 1985
  • Sejarah Lokal di Indonesia: Kumpulan Tulisan, 1985
  • Dari Peristiwa ke Imajinasi: Wajah Sastra dan Budaya Indonesia: Kumpulan Karangan, 1985
  • Islam and Society in Southeast Asia, 1986
  • Islam dan Masyarakat: Pantulan Sejarah Indonesia, 1987
  • Sejarah dan Masyarakat: Lintasan Historis Islam di Indonesia, 1987
  • Metodologi Penelitian Agama: Sebuah Pengantar, 1990
  • Amanat Sejarah Ummat Islam Indonesia, 1991
  • Sejarah ummat Islam Indonesia, 1991
  • Pemuda dan Perubahan Sosial, 1991
  • Sang Jenderal, 1991
  • Film Indonesia: bagian I: 1900-1950, 1993
  • Pengalaman, Kesadaran, dan Sejarah, 1995
  • 50 Tahun Indonesia Merdeka: 1945-1965, 1995
  • Islam dan Pluralisme di Asia Tenggara, 1996
  • Konsep Fungsi Ganda Koperasi di Indonesia, 1996
  • The Heartbeat of Indonesian Revolution, 1997
  • Walk in Splendor: Ceremonial Dress and The Minangkabau, 1999
  • Pemikiran dan Peradaban, 2002
  • Pemikiran Islam di Nusantara Dalam Perspektif Sejarah: Sebuah Sketsa, 2002
  • Sejarah Umat Islam Indonesia, 2003
  • Muncul dan Berkembangnya Faham-paham Keagamaan Islam di Indonesia: Periode Reformasi Islam, 2008
  • Indonesia: Towards Democracy, 2009

Referensi


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan