Selasa, 22 September 2026
05:47 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Tas

Tas

alat sederhana berupa wadah yang tidak kaku

Untuk kegunaan lain, lihat Tas (disambiguasi).
250px-Bolsas-de-asa-plana-interior-bolsapubli.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tas kertas yang dilengkapi pegangan

Tas, kerega atau kantong adalah tempat dari bahan lunak yang bisanya memiliki pegangan dan didesain supaya mudah dibawa/dijinjing. Tas telah digunakan manusia sejak zaman prasejarah, tas zaman prasejarah terbuat dari kulit binatang, kapas, atau anyaman serat tumbuhan, yang dilipat di tepinya dan diikat dengan tali dari bahan yang sama.[1] Terlepas dari kesederhanaannya, tas sangat penting bagi perkembangan peradaban manusia, karena tas memungkinkan manusia dengan mudah mengumpulkan bahan-bahan lepas seperti buah beri atau biji-bijian makanan, dan untuk mengangkut lebih banyak barang dari pada membawanya hanya dengan tangan.[1]

Kantong kertas sekali pakai yang murah serta kantong belanja plastik sangat umum dalam perdagangan eceran untuk memuaskan kenyamanan bagi pembeli, dan sering kali disediakan oleh toko secara gratis atau dengan sedikit biaya. Pelanggan juga dapat membawa tas belanja[2] sendiri untuk digunakan di toko, yang lebih dikenal dengan tote bag atau jinjing pembeli. Meskipun kertas telah digunakan untuk tujuan pembungkus dan bantalan di Tiongkok kuno sejak abad ke-2 SM,[3] penggunaan pertama kantong kertas (untuk mengawetkan rasa teh) di Tiongkok baru populer pada akhir Dinasti Tang (618–907 M).[3]

Jenis

bagian ini berisi daftar yang lebih baik ditulis dalam bentuk prosa. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengubah bagian ini ke dalam bentuk prosa, jika sesuai.

Berdasarkan bentuk dan ukuran

Berdasarkan bahan

Referensi

  1. 1 2 Chenoune, Farid (2005). Carried Away: All About Bags. Vendome Press. ISBN 9780865651586.
  2. "tas belanja adalah - Penelusuran Google". www.google.com. Diakses tanggal 2023-12-24.
  3. 1 2 Needham, Joseph (1965). Science and Civilisation in China, Volume 4. hlm. 122. ISBN 9780521058032.
  4. "Ransel". Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2023-12-19.
  5. Dewantari, Aliya Zhalsabilla; Alvianto, Rendi; Putri, Cindy Prastia; Puspasari, Marchsyta Dwi; Setiawati, Putri Mega; Arum, Dewi Puspa (2022-06-11). "REBRANDING PRODUK TAS RAJUT TERHADAP UMKM AZZA RAJUT". Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 3 (2): 723–727. doi:10.31004/cdj.v3i2.4651. ISSN 2721-5008.
Ikon rintisan

Artikel bertopik pakaian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan