Senin, 21 September 2026
22:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Taragon

Taragon

spesies tanaman berbunga dari keluarga Asteraceae

Taragon
250px-Estragon_1511.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Klad:Asterid
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
A. dracunculus
Nama binomial
Artemisia dracunculus
Artikel takson sembarang

Taragon atau tarhun (Artemisia dracunculus L.) merupakan sebuah tanaman yang biasa ditanam di Eropa timur, Asia tengah dan timur, Amerika Utara bagian barat, dan selatan utara India dan Meksiko. Tanaman ini biasanya cocok untuk makanan maupun minuman. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang panjang dengan pertumbuhan tanaman hingga 150 cm. Perbedaan rasa yang dihasilkan tarragon tergantung pada jenisnya. Tarragon Prancis memiliki rasa seperti akar manis yaitu manis, Sedangkan tarragon Rusia lebih pahit dan pedas.[1]

Tarragon termasuk dalam famili Asteraceae (kenikir-kenikiran). Nama ilmiah tarragon diambil dari bahasa latin "dracunculus" yang berarti naga kecil. Kata ini merujuk pada bentuk daun tarragon yang mirip lidah naga.[2] Sedangkan untuk nama tarragon berasal dari bahasa Arab "tarkhun" yang berarti naga kecil.[3]

Botani dan penanaman

Asal mula tanaman tarragon dipercaya berasal dari Siberia, Rusia.[4] Berdasarkan budidayanya, ada dua jenis tarragon yaitu tarragon Rusia dan dan tarragon Prancis.[5] Ciri-ciri tarragon Prancis memiliki daun yang lebih halus, lebih gelap, lebih mengkilap dari tarragon Rusia. Selain itu, memiliki aroma yang lebih tajam dari tarragon Rusia.[6]

Budidaya tanaman tarragon Rusia dan tarragon Prancis berbeda, tarragon Rusia dapat dibudidaya melalui biji sedangkan tarragon Prancis melalui akar dari tanaman induknya.[7] Pada umumnya, tanaman ini mudah dibudidayakan karena bisa hidup diberbagai jenis tanah dan suhu, baik musim gugur ataupun musim dingin. Walaupun begitu, tarragon Prancis akan mengalami pertumbuhan yang baik apabila tumbuh pada tempat dengan asupan cahaya yang baik dan tanah yang subur.

Masa panen dapat dilakukan tiga kali dalam setahun dengan memotong 20–30 cm bagian dari tanaman sebelum bunga bermekaran. Hal ini dikarenakan kandungan minyak asiri pada fase ini lebih tinggi pada tanaman.[8]

Manfaat

Penggunaan tanaman tarragon sering digunakan sebagai rempah-rempah, khususnya di negara Eropa. Sedangkan di Asia, seperti Pakistan, India, Azerbaijan tanaman ini sering digunakan sebagai obat herbal.[9] Di Eropa, tarragon sering digunakan sebagai bumbu untuk daging, saos, ikan dan asinan. Selain itu, tarragon dapat digunakan untuk mengawetkan makanan.[10]

Obat tradisional

Tanaman tarragon banyak digunakan sebagai obat tradisional di berbagai negara di dunia, seperti Rusia, India, Eropa dan lain-lain. Di Eropa, tarragon digunakan sebagai obat untuk konstipasi, nyeri perut, luka dan kanker.[11] Di Asia tengah, tarragon digunakan sebagai obat untuk mengatasi gastritis, dispepsia, penyakit kudis dan edema.[12] Penggunaan tarragon sebagai obat juga dilakukan oleh orang-orang Himachal Pradesh dan Kashmir untuk menyembuhkan luka pada keledai dan yak. Selain itu tarragon juga digunakan sebagai obat sakit gigi, sakit perut, demam, cacingan dan disentri.[13]

Penambah cita rasa makanan

Berdasarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat tarragon sebagai rempah-rempah terdiri dari daun kering dan pucuk bunga.[14] Tarragon biasanya digunakan sebagai rempah-rempah untuk membumbui ikan, daging, saos, dan asinan. Sedangkan daun tarragon yang segar biasanya digunakan sebagai tambahan minuman, seperti minuman alkohol. Selain itu daun tarragon segar juga digunakan sebagai hiasan pada makanan seperti salad.

Referensi

  1. Ekiert, Halina; Świątkowska, Joanna; Knut, Ewa; Klin, Paweł; Rzepiela, Agnieszka; Tomczyk, Michał; Szopa, Agnieszka (2021-04-13). "Artemisia dracunculus (Tarragon): A Review of Its Traditional Uses, Phytochemistry and Pharmacology". Frontiers in Pharmacology. 12: 14. doi:10.3389/fphar.2021.653993. ISSN 1663-9812. PMC 8076785. PMID 33927629.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. Majdan, Magdalena; Kiss, Anna K.; Hałasa, Rafał; Granica, Sebastian; Osińska, Ewa; Czerwińska, Monika E. (2020). "Inhibition of Neutrophil Functions and Antibacterial Effects of Tarragon (Artemisia dracunculus L.) Infusion—Phytochemical Characterization". Frontiers in Pharmacology. 11: 1–2. doi:10.3389/fphar.2020.00947/full. ISSN 1663-9812.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  3. Wright, Colin W. (2001-10-18). Artemisia (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 75. ISBN 978-0-203-30306-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. "tarragon | herb | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-01-29.
  5. Small, Ernest; Canada, National Research Council (2006). Culinary Herbs (dalam bahasa Inggris). NRC Research Press. hlm. 199. ISBN 978-0-660-19073-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. "The Three Tarragons: French, Russian and Mexican". aggie-horticulture.tamu.edu. Diakses tanggal 2022-01-31.
  7. Andrews, Glenn (1999-01-05). Growing & Using Tarragon: Storey's Country Wisdom Bulletin A-195 (dalam bahasa Inggris). Storey Publishing. hlm. 3. ISBN 978-1-60342-322-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. Wright, Colin W. (2001-10-18). Artemisia (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 76. ISBN 978-0-203-30306-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. Ekiert, Halina; Świątkowska, Joanna; Knut, Ewa; Klin, Paweł; Rzepiela, Agnieszka; Tomczyk, Michał; Szopa, Agnieszka (2021-04-13). "Artemisia dracunculus (Tarragon): A Review of Its Traditional Uses, Phytochemistry and Pharmacology". Frontiers in Pharmacology. 12: 1. doi:10.3389/fphar.2021.653993. ISSN 1663-9812. PMC 8076785. PMID 33927629.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  10. "Developing Ethnic Foods and Ethnic Flair with Spices". www.ift.org. Diakses tanggal 2022-01-31.
  11. Ekiert, Halina; Świątkowska, Joanna; Knut, Ewa; Klin, Paweł; Rzepiela, Agnieszka; Tomczyk, Michał; Szopa, Agnieszka (2021-04-13). "Artemisia dracunculus (Tarragon): A Review of Its Traditional Uses, Phytochemistry and Pharmacology". Frontiers in Pharmacology. 12: 6. doi:10.3389/fphar.2021.653993. ISSN 1663-9812. PMC 8076785. PMID 33927629.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  12. Sharopov, Farukh; Salimov, Aminjon; Numonov, Sodik; Bakri, Mahinur; Sangov, Zafar; Habasi, Maidina; Aisa, Haji; Setzer, William (2020-12-04). "Chemical Compositions and Biological Activities of Essential Oils-Original Article Phytochemical Study on the Essential Oils of Tarragon (Аrtemisia dracunculus L.) Growing in Tajikistan and Its Comparison With the Essential Oil of the Species in the Rest of the World". Natural product communications. 15: 1. doi:10.1177/1934578X20977394.
  13. Joshi, Rakesh K.; Satyal, Prabodh; Setzer, Wiliam N. (2016-03). "Himalayan Aromatic Medicinal Plants: A Review of their Ethnopharmacology, Volatile Phytochemistry, and Biological Activities". Medicines (dalam bahasa Inggris). 3 (1): 2. doi:10.3390/medicines3010006.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  14. Affairs, Office of Regulatory (2020-02-13). "CPG Sec 525.750 Spices - Definitions". U.S. Food and Drug Administration (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-01-30.


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan