Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. Bantu kami untuk mengembangkannya dengan memberikan pranala ke artikel lain secukupnya. (Januari 2023) |
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Tari Salipuk" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (2012) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Tari Salipuk adalah tarian asli dari Kota Nganjuk. Tarian ini ditarikan oleh sepasang muda mudi yang berarti tarian pergaulan. Tari salipuk adalah pengembangan dari Tari Tayub yang sebelumnya sudah ada di Nganjuk.
Tari ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, berawal dari pengamen bernama Salipuk yang setiap hari bekerja dengan berkeliling kampung untuk menghibur orang sambil membawa kendang. Orang-orang sangat menyukai hiburan yang diberikan oleh Salipuk sehingga dia sering dipanggil ke kampung-kampung untuk menghibur orang. Salipuk akhirnya mengembangkannya menjadi tari yang berpasangan.
Sampai saat, ini tari Salipuk masih banyak ditarikan pada acara-acara terte ntu seperti acara resmi, acara perkawinan atau pada saat upacara adat. Meskipun tarian ini hanya melibatkan dua orang, tetapi atraksi tari ini membutuhkan tempat yang luas karena gerakannya sangat dinamis dan penarinya harus berlari ke sana-kemari.
Tari Salipuk menggunakan iringan musik tradisional Jawa dengan tembang khusus yang liriknya sesuai dengan jalan cerita tarian.
Artikel bertopik tarian di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |