Selasa, 29 September 2026
22:24 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Tari Baluse

salah satu tarian di Indonesia

Bagikan:

Tari Baluse menggambarkan kegagahan prajurit di medan perang dan perwujudan kebudayaan masyarakat Nias pada zaman dulu.[1] Tarian ini juga disebut tari Fatele yang juga dibawakan untuk penyambutan tamu atau wisatawan.[2]

Tarian ini dibawakan oleh beberapa pria gambaran prajurit dalam balutan baju perang Baru Öröba dengan perpaduan warna merah dan kuning, pedang Tologu, perisai Baluse, topi perang/mahkota dan tombak (toho) yang panjangnya mencapai 2 meter. Perisai Baluse yang digunakan terbuat dari kayu yang dibentuk seperti daun pisang dan dipegang di tangan kiri untuk menangkis serangan lawan. Sedangkan, tombak berada di tangan kanan yang digunakan untuk melawan serangan musuh.[3]

Tarian ini dipimpin oleh seorang komando seperti pemimpin strategi dalam perang. Pimpinan tari akan memberi aba-aba kepada penari untuk membentuk formasi berjajar panjang dalam empat baris. Posisi komando berada diposisi depan, berhadapan dengan para penari.

Tarian ini dimulai dengan gerakan kaki maju mundur sambil dihentakan ke tanah dan meneriakkan kata-kata penyemangat. Hentakan kaki pada tarian ini diiringi oleh musik dan gerakan mengayunkan tombak dan pedang, gambaran kesiapan pasukan untuk maju tanpa gentar ke medan perang dengan penuh semangat. Adanya formasi melingkar dalam gerak tari menggambarkan pengepungan musuh.[4]

Properti Tari

Properti-properti yang digunakan dalam tarian ini lebih jelasnya adalah sebagai berikut :[5]

  1. Toho atau Tombak, dengan panjang kurang lebih 2 meter. Dulunya digunakan sebagai senjata untuk menyerang musuh. Biasanya Toho berada di tangan kanan sang penari, sementara tangan kiri penari membawa Baluse.
  2. Pedang Tologu, pedang ini juga dulunya digunakan di saat berperang melawan musuh.
  3. Mahkota atau Topi Perang, salah satu properti yang wajib ada dalam tari ini.
  4. Untuk pakaian, para penari mengenakan baju perang dengan berbagai macam warna, seperti kuning, merah dan hitam. Baju perang ini dibagi menjadi baju dalam dan luarnya menggunakan rompi perang. Untuk bawahan atau celana, panjangnya selutut berwarna hitam dan merah.

Referensi

  1. ↑ Egan YaelFonaha Hulu, Fonaha Hulu (05 Agustus 2018). "Perpustakaan Digital Budaya Indonesia". Tari Baluse. Diakses tanggal 30 Juli 2019.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. ↑ "Perpustakaan Digital Budaya Indonesia". Tari Fataele NIAS. 29 Desember 2018. Diakses tanggal 29 Juli 2019.{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=
  3. ↑ "uksuit". Tari Fatele / Perang : Nias. uksuit. Diakses tanggal 30 Juli 2019.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ "Nusa Pedia". Tari Fatele : Tarian Perang Hingga Tradisi Loncat Batu (hombo batu) Suku Nias di (Teluk Dalam area) Nias Selatan. Januari 2013. Diakses tanggal 30 Juli 2019.{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=
  5. ↑ Media, Kompas Cyber (2021-04-30). "Tari Baluse, Tarian Perang Asal Sumatera Utara". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-02-12.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan