Jumat, 23 Oktober 2026
17:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Tara Air

Tara Air

perusahaan penerbangan Nepal

Bagikan:
Tara Air
250px-Tara_Air_logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
IATA ICAO Kode panggil
– – TARA AIR
Didirikan2009
PenghubungKathmandu
Penghubung sekunderSurkhet, Nepalgunj
Armada7
Tujuan18
SloganHelping Build the Rural Nepal
Providing Access Everywhere in Nepal, to all...
Perusahaan indukYeti Airlines
Kantor pusatKathmandu, Nepal
Tokoh utamaLhakpa Sonam Sherpa
Situs webhttp://www.taraair.com/
250px-Yeti_Airlines_Twin_Otter.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
DHC-6 Twin Otter Tara Air di Simara (menunjukkan bekas logo Yeti Airlines).

Tara Air Pvt.Ltd adalah maskapai penerbangan yang berkantor pusat di Kathmandu, Nepal.[1] Maskapai penerbangan ini merupakan anak perusahaan dari Yeti Airlines. Tara Air didirikan pada tahun 2009 menggunakan pesawat dari armada Yeti Airlines dan berbasis di Bandar Udara Internasional Tribhuvan di Kathmandu, dengan bandara penghubung kedua di Bandar Udara Surkhet dan Nepalgunj.

Armada

Referensi

  1. ↑ "Explore Nepal Diarsipkan 2011-10-30 di Wayback Machine." () Tara Air. Retrieved on 29 December 2011. "Tara Air Pvt. Ltd. Tilganga, Kathmandu, GPO Box 20011"

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik maskapai penerbangan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan