Senin, 26 Oktober 2026
20:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Sita Air

Sita Air

perusahaan penerbangan Nepal

Bagikan:
Sita Air
Didirikan2000
PenghubungBandar Udara Internasional Tribhuvan
Penghubung sekunderBandar Udara Pokhara
Armada3
Tujuan14 (Domestik)
Kantor pusatKathmandu
Tokoh utama
  • Priti Rana
  • Manoj Singh
Situs webwww.sitaair.com.np
330px-Kathmandu-Domestic_Airport-08-Dornier_228-2007-gje.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sita Air, Do 228, Kathmandu

Sita Air adalah maskapai penerbangan yang berbasis di Sinamangal Ward, Kathmandu, Nepal;[1] Maskapai penerbangan ini mengoperasikan penerbangan domestik. Maskapai penerbangan ini berbasis di Bandar Udara Internasional Tribhuvan dengan bandar udara penghubung di Bandar Udara Pokhara dan Bandar Udara Nepalgunj.[2]

Sejarah

Maskapai penerbangan ini mendapatkan sertifikat operator udara pada tahun 2000 dan didirikan pada Oktober 2000, tetapi tidak beroperasi sampai dengan tahun 2003 karena adanya kerusuhan politik di Nepal.[3] Maskapai penerbangan ini mulai beroperasi pada tanggal 6 Februari 2003 dengan satu buah pesawat Dornier Do 228. Sedangkan pesawat kedua ditambah pada April 2003.[4]

Tujuan

Sita Air mengoperasikan penerbangan ke beberapa tujuan domestik (per Maret 2011):[5]

Armada

Referensi

  1. ↑ "Contact Information Diarsipkan 2011-11-11 di Wayback Machine." Sita Air. Retrieved on 29 December 2011. "Sinamangal Ward No: 9 Kathmandu, Nepal"
  2. ↑ "Sita's secondary hubs". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-01. Diakses tanggal 2012-10-01.
  3. ↑ Flight International 12–18 April 2005
  4. ↑ "History of Sita Air". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-01. Diakses tanggal 2012-10-01.
  5. ↑ "Sita Air destinations". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-08-16. Diakses tanggal 2012-10-01.
  6. ↑ Sita Air Fleet Diarsipkan 2014-11-01 di Wayback Machine Retrieved 4 March 2011

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sita Air.
Ikon rintisan

Artikel bertopik maskapai penerbangan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan