Kamis, 01 Oktober 2026
00:59 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Tanggai

Bagikan:

Tanggai merupakan aksesori tari berupa kuku palsu sepanjang ±6 cm yang biasanya dibuat dari perak atau kuningan. Kuku ini dikenakan pada delapan jari penari, kecuali ibu jari, dengan bentuk melengkung ke atas menyerupai perahu Bidar khas Palembang. Karena ciri khas inilah tarian tersebut dinamakan Tari Tanggai. Keindahan dan keunikannya terletak pada penggunaan kuku panjang yang mempertegas gerakan tangan penari.[1]

Kuku Tanggai menjadi penanda khas yang memudahkan masyarakat untuk mengenali aksesori busana Tari Tanggai Palembang. Tarian ini memiliki kemiripan dengan Tari Tanggai di Tiongkok. Hal tersebut berhubungan dengan sejarah Sumatera Selatan pada masa lalu, ketika keturunan Raja Syailendra yang beragama Buddha membangun sebuah kerajinan besar. Melalui pengaruh ajaran Buddha tersebut, Tari Tanggai pun berkembang dan diajarkan sebagai tarian persembahan dalam kepercayaan agama Buddha [1]

Referensi

  1. 1 2 Hera, Treny (2020-04-15). "FUNGSI TARI TANGGAI DI PALEMBANG". GETER : Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik. 3 (1): 64–77. doi:10.26740/geter.v3n1.p64-77. ISSN 2655-2205.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan