Senin, 02 November 2026
10:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Tang Yongtong

Tang Yongtong

Bagikan:
Tang Yongtong
湯用彤
250px-%E6%B9%AF%E7%94%A8%E5%BD%A4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tang Yongtong.
Lahir(1893-08-04)4 Agustus 1893
Meninggal1 Mei 1964(1964-05-01) (umur 70)
Beijing, Tiongkok
Tempat peristirahatan terakhir
Babaoshan
AlmamaterSekolah Tsinghua
Sekolah Shuntian
Universitas Harvard
PekerjaanPengajar, cendekiawan, filsuf
OrganisasiAcademia Sinica
Pasangan menikahZhang Jingping
AnakEmpat, termasuk Tang Yijie
Orang tuaTang Lin (ayah)
Tang Yongtong
Hanzi tradisional: 湯用彤
Hanzi sederhana: 汤用彤
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Tāng Yòngtóng
Xiyu
Hanzi tradisional: 錫予
Hanzi sederhana: 锡予
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Xīyǔ

Tang Yongtong (Hanzi:湯用彤; Pinyin:Tāng Yòngtóng; 4 Agustus 1893 – 1 Mei 1964) adalah seorang pengajar, filsuf dan cendekiawan asal Tiongkok. Ia dikenal karena mengkaji Buddhisme di Tiongkok.[1][2] Yongtong memahami beberapa bahasa, yakni bahasa Sanskerta, bahasa Pali, bahasa Inggris dan bahasa Jepang.[3]

Referensi

  1. ↑ 北大历任校长:汤用彤(1949.5-1951) [President of Peking University: Tang Yongtong]. sina (dalam bahasa Tionghoa). 2008-04-17.
  2. ↑ "Tong Yongtong". Sohu (dalam bahasa Tionghoa). 2017-09-01.
  3. ↑ 农历六月廿八 著名佛学家汤用彤诞辰纪念日. ifeng (dalam bahasa Tionghoa). 2017-07-21.
Jabatan pendidikan
Didahului oleh:
Hu Shih
Presiden Universitas Peking
1949–1951
Diteruskan oleh:
Ma Yinchu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan