Senin, 02 November 2026
14:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Tang ping

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023)

Tang ping (Hanzi:躺平; Pinyin:tǎng píng; harfiah: 'berbaring') atau Tangping adalah sebuah tren yang disebut sebagai penentangan terhadap penekanan masyarakat Tiongkok untuk kerja keras.[1][2][3][4] Novelis Liao Zenghu menyebut berbaring sebagai gerakan pemberontakan,[5] dan The New York Times menyebutnya sebagai aspek kontra-budaya Tiongkok.[6] Media negara Tiongkok Xinhua menerbitkan sebuah editorial pada Mei 2021 yang menganggal bahwa berbaring adalah tindakan memalukan.[7][8] Tren tersebut juga merupakan perlawanan balik melawan budaya kerja lembur, seperti sistem jam kerja 996.

Referensi

  1. ↑ "China's new 'tang ping' trend aims to highlight pressures of work culture". BBC. Juni 3, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "An entire generation of Chinese youth is rejecting the pressures of hustle culture by 'lying flat'". The Independent. Juni 9, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "China's youth are lying flat: the fear is, so might their futures". South China Morning Post. Juni 14, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Young Chinese take a stand against pressures of modern life — by lying down". The Washington Post. Juni 5, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Some Chinese shun grueling careers for 'low-desire life'". Associated Press. Juli 4, 2021.{{cite news}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Elsie Chen (Juli 3, 2021). "These Chinese Millennials Are 'Chilling,' and Beijing Isn't Happy". The New York Times. Young people in China have set off a nascent counterculture movement that involves lying down and doing as little as possible.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "'躺平'可耻,哪来的正义感?" ['Lying flat' shameful, where is sense of justice?] (dalam bahasa Chinese). Xinhua. Mei 20, 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "The low-desire life: why people in China are rejecting high-pressure jobs in favour of 'lying flat'". the Guardian (dalam bahasa Inggris). 2021-07-05. Diakses tanggal 2021-07-06.

Bacaan tambahan


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan