Kamis, 29 Oktober 2026
11:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Tanaman dagang

Tanaman dagang

Bagikan:
250px-Cotton_By_Hrushikesh_Kulkarni.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bola kapas. Kapas adalah tanaman dagang signifikan. Menurut Badan Kapas Nasional Amerika, pada 2014, Tiongkok merupakan negara penghasil kapas terbesar di dunia dengan sekitar 100,991,000 480-pound bola.[1] India meraih peringkat kedua dengan 42,185,000 480-pound bola.[1]

Tanaman dagang adalah sebuah tanaman pertanian yang ditumbuhkan untuk dijual dan mendapatkan laba. Ini biasanya dijual oleh pihak-pihak yang terpisah dari sebuah kebun.[2] Istilah tersebut dipakai untuk membedakan tanaman yang diperdagangkan dari tanaman subsistensi, yang dipakai oleh penanamnya untuk dijadikan makanannya sendiri atau keluarga dari produsen tersebut. Pada masa-masa sebelumnya, tanaman dagang biasanya hanya meliputi bagian kecil (namun vital) dari seluruh ladang pada sebuah perkebunan, sementara pada masa sekarang, khususnya di negara-negara maju, hampir seluruh tanaman utamanya ditumbuhkan untuk pendapatan. Di negara-negara berkembang, tanaman dagang biasanya merupakan tanaman yang mendatangkan tawaran di negara-negara yang lebih maju, dan sehingga memiliki beberapa nilai ekspor.

Harga untuk tanaman dagang besar ditentukan dalam pasar komoditas dengan cangkupan global, dengan beberapa ragam lokal (diistilahkan sebagai "dasar") berdasarkan pada bea cukai dan keseimbangan suplai dan tawaran lokal. Konsekuensi dari hal ini adalah bahwa sebuah negara, kawasan atau produsen individual yang menanam sebuah tanaman yang berharga rendah harus berganti menanam tanaman lainnya yang lebih dapat diterima di pasar global. Sistem ini dikritik oleh para petani tradisional. Kopi adalah contoh dari sebuah produk yang dianggap layak pada komoditas siginfikan yang mendatangkan beragam harga.[3][4]

Referensi

  1. 1 2 USDA-Foreign Agriculture Service. "(Cotton) Production Ranking MY 2011". National Cotton Council of America. Diakses tanggal April 3, 2012.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |publisher=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Ag 101: Crop Glossary". U.S. Environmental Protection Agency. September 10, 2009. Diakses tanggal April 4, 2012.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |publisher=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ellis, Blake (September 10, 2010). "Coffee prices on the rise". CNN Money. Diakses tanggal April 3, 2012.{{cite news}}: Tautan eksternal dalam |publisher=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Galatola, Thomas (Februari 14, 2012). "Coffee Futures Fall to Lowest in 14 Months: Commodities at Close". Bloomberg News. Diakses tanggal April 3, 2012.{{cite news}}: Tautan eksternal dalam |publisher=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri tanaman dagang di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tanaman dagang.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan