Minggu, 27 September 2026
04:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Tanama Record

perusahaan asal Indonesia

Tanama Record merupakan label rekaman yang didirikan pada tahun 1978 di Kota Padang, Sumatera Barat.[1][2]

Sejarah

H. Musfar pertama kali memulai karier sebagai produser musik di Remaco Record Jakarta pada tahun 1972. Ia merilis lagu pertamanya, "Dikijoknyo Den", yang dinyanyikan oleh Mufsin dan Siani pada 1972.[3] Lagu ini melambung di pasar musik Jakarta dan Padang. Setelah itu, Musfar pulang ke Padang dan mendirikan studio rekaman Tanama Record pada tahun 1980.

Setelah itu, Musfar merilis lagu bersama Melati yang berjudul “Kutang Barendo” yang di mana lagu tersebut kembali meledak di pasaran. Selain itu, Musfar juga merilis lagu bersama Tiar Ramon yang di mana lagu-lagu tersebut meledak kembali di pasaran.

Tak hanya itu saja, Musfar juga berhasil mencetak penyanyi-penyanyi hebat di Ranah Minang yang sampai saat ini tembangnya masih dinikmati pencinta musik minang.

Daftar artis

Penghargaan

  • Zarmon - Nan Tido Manahan Hati (cipt Agus Taher) : HDX Award Lagu Lagu Daerah 1995.[3]
  • Melati - Bugih Lamo : HDX Award Lagu Lagu Daerah 1996.

Referensi

  1. ↑ Suryadi, S. "The Impact of the West Sumatran Regional Recording Industry on Minangkabau Oral Literature." Wacana: Jurnal Ilmu Pengetahuan Budaya, vol. 12, no. 1, 2010, pp. 35-69.
  2. ↑ aksara (2022-05-16). "Kiprah Tanama Record, Label Rekaman Tertua di Sumbar, Lagu Minang yang Diproduksi Terjual Sampai 700 Ribu Kaset". infoSumbar. Diakses tanggal 2023-01-31.
  3. 1 2 Lukita Purnama Sari "Musfar Sutan Pamuncak : Tokoh Seniman Musik Minang 1980 - 2005" Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan