Kamis, 15 Oktober 2026
23:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Taman Romawi

Taman Romawi

Bagikan:
250px-Ricostruzione_del_giardino_della_casa_dei_pittori_al_lavoro_di_pompei_%28mostra_al_giardino_di_boboli%2C_2007%29_01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi taman Balai Pelukis di Pompeii
250px-Ricostruzione_del_giardino_della_casa_dei_vetii_di_pompei_%28mostra_al_giardino_di_boboli%2C_2007%29_01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi taman Balai Vettii di Pompeii
250px-Fishbourne_model_2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Model museum Istana Romawi Fishbourne dengan taman yang tertutup oleh bangunan. Para arkeolog dapat membuat ulang tata letak dan menganalisis tumbuhan-tumbuhan yang dipakai di taman tersebut.

Taman Romawi dan hortikultura ornamental menjadi sangat dikembangkan di bawah peradaban Romawi, dan berlangsung dari 150 SM sampai 350 M.[1] Taman Lucullus (Horti Lucullani), di Bukit Pincian, Roma, memperkenalkan taman Persia ke Eropa pada sekitar tahun 60 SM. Taman tersebut dipandang sebagai tempat perdamaian dan tranquilitas, sebuah teman perlindungan dari kehidupan perkotaan, dan teman yang diisi dengan pengartian keagamaan dan simbolis. Kala budaya Romawi berkembang dan menjadi sangat dipengaruhi oleh peradaban asing, pemakaian taman diperluas.

Sejarah, fungsi dan gaya taman Romawi diselidiki lewat riset arkeologi dan arkeobotani, terutama yang berada di Pompeii, sumber-sumber sastra, dan lukisan tembok dan mozaik di rumah-rumah.[2]

Referensi

  1. ↑ Bowe, Patrick (2004). Gardens of the Roman World. J. Paul Getty Museum. hlm. 3. ISBN 0892367407.
  2. ↑ Bowe, Patrick (2004). Gardens of the Roman World. J. Paul Getty Museum. hlm. 8. ISBN 9780892367405.

Bacaan tambahan

  • Bowe, Patrick (2004). Gardens of the Roman World. Los Angeles: J. Paul Getty Museum. ISBN 0-89236-740-7.
  • Ciarallo, Annamaria. Gardens of Pompeii. Los Angeles: J. Paul Getty Museum, 2001.
  • Gagarin, Michael, and Elaine Fantham. "Gardens." The Oxford Encyclopedia of Ancient Greece and Rome. Vol. 7. Oxford: Oxford UP, 2010. 271–76. Print.
  • Giesecke, Annette and Naomi Jacobs. Earth Perfect? : Nature, Utopia and the Garden. London: Black Dog Pub., 2012.
  • Henderson, John (2004). Roman Book of Gardening. New York: Routlage.
  • Jashemski, Wilhelmina F.; Kathryn L. Gleason; Kim J. Hartswick; Amina-Aïcha Malek, ed. (2018). Gardens of the Roman Empire. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521821612. OCLC 1029851777.
  • Jones, F. M. A. "Roman Gardens, Imagination, and Cognitive Structure." Mnemosyne, vol. 67, no. 5, Dec. 2014, pp. 781–812.
  • MacDougall, Elisabeth Blair; Wilhelmina F. Jashemski, ed. (1981). Ancient Roman Gardens (Dumbarton Oaks Colloquium on the History of Landscape Architecture, VII). Washington, DC: Dumbarton Oaks Research Library and Collection.
  • MacDougall, Elisabeth B. Ancient Roman Villa Gardens. Washington, D.C.: Dumbarton Oaks Research Library and Collection, 1987. 200-06. Print.
  • Spencer, Diana. Roman Landscape: Culture and Identity. Cambridge, UK: Cambridge Univ. Press, 2010.
  • von Stackelberg, Katharine T. The Roman Garden: Space, Sense, and Society. London: Routledge, 2009.
  • Turner, Tom, and Marie Luise Schroeter Gothein. "Ancient Rome." Garden History Reference Encyclopedia. London: Gardenvisit. Com, 2004. N. pag. Print.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik Romawi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan