Sabtu, 24 Oktober 2026
11:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Taman Indria

Taman Indria

Sekolah milik Perguruan Tamansiswa

Bagikan:
250px-Taman_Siswa_%28page_66_crop%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dewantoro menerima kunci dari tangan anak-anak untuk membuka sekolah Taman Indrya di Jalan Mataraman Dalam, Jakarta, 23 Maret 1952.
250px-Dolanan_Anak_Taman_Indria_Ibu_Pawiyatan_Tamansiswa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aktivitas siswa Taman Indria


Taman Indria adalah sekolah taman kanak-kanak yang ada dalam sistem sekolah Taman Siswa.[1] Didirikan pertama kali oleh Ki Hadjar Dewantara pada tahun 1922. Sekolah ini menggunakan metode pengajaran dengan sistem among, sebuah konsep pengajaran di mana pamong/guru menghamba kepada sang anak.

Metode pembelajaran

Model pendidikan ini dianggap banyak orang mencampurkan konsep Frobel dan Montessori di Eropa, tetapi sebenarnya Ki Hadjar Dewantara menemukan 2 konsep tersebut di dalam seni budaya rakyat yang ada di Indonesia. Maka muncullah model pengajaran Dolanan Anak di Taman Indria. Menggabungkan permainan anak dengan fisik, kecermatan, hitungan, kerjasama dan gotong royong yang tidak dirasakan memaksa justru memerdekakan si anak, tetapi tanpa terasa berlatih keterampilan life-skill. Metode ini digabung dengan metode Sariswara di mana diyakini beliau bahwa wirama/rythme mampu menyelaraskan kehalusan budi pekerti dan ketajaman nalar, sehingga si anak diharapkan memiliki jiwa merdeka yang berarti mandiri, bertanggungjawab, dan secara maksimal mampu menjadikan dirinya bermanfaat bagi lingkungannya, di manapun ia berada. Inilah yang diyakini Ki Hadjar Dewantara sebagai konsep asli milik bangsa yang patut disejajarkan dengan konsep bangsa lainnya dan tidak kalah ampuh hasilnya, karena metode ini "buah"nya menjadikan si anak memiliki landasan kuat untuk mampu menelaah ilmu-ilmu lain dalam hidup ini termasuk agama.

Sekolah pertama

Sekolah setingkat taman kanak-kanak ini sampai sekarang masih ada dan bertahan. Di Yogyakarta yang dianggap sebagai pusat kelahirannya disebut lengkap dengan Taman Indria Ibu Pawiyatan Tamansiswa, beralamat di Jalan Tamansiswa No. 25 Yogyakarta. Terletak di lingkungan Perguruan Tamansiswa, menyatu dengan Pendapa Agung Tamansiswa dan Museum Dewantara Kirti Griya (dahulu rumah Ki Hadjar Dewantara).

Referensi

  1. ↑ Media, Kompas Cyber (2022-08-29). "Mengenal Sejarah Organisasi Taman Siswa yang Dipelopori Ki Hajar Dewantara". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-07-23.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan