Jumat, 23 Oktober 2026
23:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Takur bermisai

Takur bermisai

Bagikan:
Takur bermisai
250px-CyanopsIncognita.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Piciformes
Famili: Megalaimidae
Genus: Psilopogon
Spesies:
P. incognitus
Nama binomial
Psilopogon incognitus
(Hume, 1874)
Sinonim

Cyanops incognita
Megalaima incognitus

Takur bermisai (Psilopogon incognitus) adalah spesies takur dalam famili Megalaimidae. Nama umumnya demikian karena bulu-bulu yang mengelilingi paruhnya. Ia adalah pembiak menetap di perbukitan Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, dan Vietnam. Spesies ini adalah spesies hutan malar hijau berdaun lebar dari ketinggian 600–700 m. Mereka bersarang di dalam lubang pohon.

Deskripsi

Panjangnya adalah 23 cm. Tubuhnya agak gempal, dengan leher pendek, kepala besar, dan ekor pendek. Paruhnya gelap, dan bulu badannya hijau. Dewasa P. i. elbeli mempunyai dahi merah, gombak hijau dengan bercak merah di belakang, muka dan leher biru, serta belang mata dan misai hitam. Kedua jenis kelamin tampak serupa, tetapi juvenil mempunyai kepala dan leher yang lebih kusam dan hijau dengan misai yang lebih sempit.

Taksonomi

3 subspesies telah diakui:

  • P. i. elbeli: utara Thailand
  • P. i. incognitus: Myanmar dan barat Thailand
  • P. i. euro: timur Thailand, Kamboja, Laos, dan Vietnam.

Suara

Panggilan wilayah jantan adalah u'ik-a-ruk u'ik-a-ruk u'ik-a-ruk yang kuat berulang kali.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Psilopogon incognitus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22681646A92915252. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22681646A92915252.en. Diakses tanggal 20 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan