Kamis, 01 Oktober 2026
02:35 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Tahmasp II

Tahmasp II

Bagikan:
Tahmasp II
250px-Persia%2C_sci%C3%A0_thamasp_II%2C_decuplo_afshari_d%27oro%2C_1722-1732.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Koin di masa pemerintahan Tahmasp II
Shah Safawiyah ke-10
Berkuasa1729–1732
PendahuluAshraf Khan
PenerusAbbas III
Lahir1704
Meninggal11 Februari 1740(1740-02-11) (umur 35–36)
Sabzevar
AyahSultan Husayn
PasanganShahpari Begum
KeturunanAbbas III
Husayn
Esmat un-Nisa
WangsaSafawi

Tahmasp II (1704? - 11 Februari 1740) adalah salah satu penguasa dinasti Safawiyah terakhir di Persia (Iran).

Biografi

Tahmasp adalah anak dari Sultan Husain. Ketika Husain digulingkan oleh Afganistan pada 1722, Pangeran Tahmasp berambisi merebut takhta. Dari ibu kota Safawi yang terkepung, Isfahan, dia kabur ke Tabriz di mana dia mulai menjalankan pemerintahan. Dia mendapat dukungan dari Muslim Sunni di Kaukasus (bahkan dari suku Lezgin yang sebelumnya memberontak), serta beberapa klan Qizilbasy (termasuk Afshar yang dipimpin Nader Shah, yang kelak menjadi penguasa Iran).

Perang Rusia-Persia

Pada bulan Juni 1722, Tsar Pyotr yang Agung dari Rusia menyatakan perang terhadap Iran dalam upayanya untuk memperluas pengaruh Rusia di kawasan Kaspia dan Kaukasus dan untuk mencegah saingannya, Kekaisaran Utsmaniyah, memperoleh keuntungan teritorial dari melemahnya Persia Safawi.

Berdasarkan Perjanjian Sankt-Peterburg, Rusia memperoleh berbagai wilayah bekas Safawi di Kaukasus Selatan dan utara Iran, yang meliputi Derbent (Dagestan selatan), Baku, Gilan, Shirvan, Mazandaran, dan Astrabad.[1]

Pada 1729, Tahmasp berkuasa di sebagian besar Iran. Segera setelah kampanye melawan Turki yang gagal pada tahun 1731, dia digulingkan oleh Nader Shah pada tahun 1732 dan putranya, Abbas III diangkat sebagai raja; Tahmasp dan Abbas dibunuh di Sabzevar pada 1740 oleh putra sulung Nader Shah, Reza-qoli Mirza.

Referensi

  1. ↑ William Bayne Fisher, P. Avery, G. R. G. Hambly, C. Melville. The Cambridge History of Iran, Volume 7 Cambridge University Press, 10 okt. 1991 ISBN0521200954 p 319

Sumber

Didahului oleh:
Ashraf Khan
Shah Persia
(Dinasti Safawiyah)
1729–1732
Diteruskan oleh:
Abbas III
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan