Minggu, 11 Oktober 2026
05:29 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Ketahanan asam

Ketahanan asam

Bagikan:
330px-Mycobacterium_tuberculosis_Ziehl-Neelsen_stain_640.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mycobacterium tuberculosis (berwarna merah) pada jaringan makhluk hidup (biru).

Ketahanan asam adalah sifat fisik dari sel bakteri dan eukariotik serta beberapa struktur sub-seluler, terkait ketahanannya terhadap dekolorisasi oleh asam selama prosedur pewarnaan di laboratorium.[1][2] Setelah diwarnai, organisme ini dapat menahan prosedur penghilangan warna berbasis asam dan / atau etanol yang umum di banyak protokol pewarnaan, sehingga dinamakan "tahan asam".[2]

Mekanisme ketahanan asam berbeda-beda menurut spesies, meskipun contoh yang paling terkenal ada di genus Mycobacterium, yang mencakup banyak spesies bakteri penyebab tuberkulosis dan kusta. Mycobacteria bersifat tahan asam karena kandungan asam mikolat yang tinggi pada dinding selnya. Beberapa bakteri mungkin bersifat tahan asam parsial, seperti Nocardia.

Organisme tahan asam sulit untuk diidentifikasi menggunakan teknik analisis mikrobiologi standar, meskipun mereka dapat diwarnai menggunakan pewarna pekat, terutama bila proses pewarnaan dikombinasikan dengan panas. Beberapa, seperti Mycobacteria, dapat diwarnai dengan pewarnaan Gram, tetapi tidak dapat menyerap kristal violet dengan baik sehingga tampak berwarna ungu muda, yang berpotensi menimbulkan kesalahan dalam identifikasi.[3]

Teknik pewarnaan yang paling umum digunakan untuk mengidentifikasi bakteri tahan asam adalah pewarnaan Ziehl-Neelsen, di mana spesies bakteri tahan asam akan berwarna merah cerah dan menonjol dengan jelas dalam latar belakang biru. Metode lainnya adalah metode Kinyoun, di mana bakteri diwarnai dengan warna merah cerah dan mencolok dengan warna latar hijau. Mikobakteri tahan asam juga dapat divisualisasikan dengan mikroskop fluoresensi menggunakan pewarna fluoresen tertentu (pewarnaan auramin-rhodamin, misalnya).[4]

Referensi

  1. ↑ Madison B (2001). "Application of stains in clinical microbiology". Biotech Histochem. 76 (3): 119–25. doi:10.1080/714028138. PMID 11475314.
  2. 1 2 Ryan KJ; Ray CG (editors) (2004). Sherris Medical Microbiology (Edisi 4th). McGraw Hill. ISBN 0-8385-8529-9.{{cite book}}: |author= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Reynolds, Jackie; Moyes, Rita B.; Breakwell, Donald P. (November 2009). "Differential staining of bacteria: acid fast stain". Current Protocols in Microbiology. Appendix 3: Appendix 3H. doi:10.1002/9780471729259.mca03hs15. ISSN 1934-8533. PMID 19885935.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Abe C (2003). "[Standardization of laboratory tests for tuberculosis and their proficiency testing]". Kekkaku. 78 (8): 541–51. PMID 14509226.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan