Selasa, 06 Oktober 2026
05:23 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Tacca palmata

Tacca palmata

Bagikan:
Tacca palmata Suntingan nilai di Wikidata
250px-Tacca_Palmata.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Komposisi genom virus ICTVLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Penemu atau penciptaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PenyakitLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Pewarnaan GramLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PloidiLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Jumlah genomLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Diserbuki olehLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Adalah penyerbuk dariLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Warna bungaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Jenis buahLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Status konservasi
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Taksonomi
KerajaanPlantae
OrdoDioscoreales
FamiliDioscoreaceae
GenusTacca
SpesiesTacca palmata Suntingan nilai di Wikidata
Blume, 1827
Tata nama
Status nomenklaturLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Ejaan asliLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Dinamakan berdasarkanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
BasionimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Sinonim taksonLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Gender of a scientific name of a genus (en) TerjemahkanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
ProtonimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
EndemikLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Artikel takson sembarang

Tacca palmata adalah spesies tumbuhan dari famili Dioscoreaceae yang tumbuh di bioma beriklim tropis basah yang tersebar mulai dari Indo-China hingga kawasan Malesia dan Kepulauan Caroline (Palau). Pada tahun 1827, Carl Ludwig Blume memperkenalkan nama ilmiah untuk spesies ini.[1][2]

Beberapa nama daerah untuk spesies ini adalah gadung tikus (Indonesia), kemendulan, ceker ayam, trenggiling mentik (Jawa), kotok bongkok (Sunda), tobitoan (Madura), keladi murai (Malaysia), payung-payungan (Tagalog, Filipina), khot din (Thailand). Adapun, beberapa sinonimnya yakni Tacca montana Rumph (1747), Tacca vesicaria Blanco (1837), Tacca rumphii Schauer (1843).[3][4]

Habitat dan Distribusi Geografis

Habitat yang cocok untuk spesies ini adalah daerah vegetasi sekunder, tepi - tepi hutan dan belukar, hutan jati, serta hutan desa. Spesies ini juga dapat tumbuh di dataran rendah hingga tinggi sampai dengan 900 m dpl. Tanah yang cocok untuk tumbuhan ini adalah tanah pasir bercampur humus dan tanah liat dengan pH sedikit asam dan gambut. Ketika berada di daerah tropik dan subtropik, tumbuhan ini membutuhkan suhu minimum 15oC, kelembapan udara dan tanah tinggi, dan drainase baik. [3][4][5] Penyebaran spesies ini di Asia Tenggara dimulai dari Malaysia kemudian ke barat sampai ke Afrika Barat lalu ke timur sampai ke pulau- pulau di Pasifik. Di Indonesia, spesies tersebar di seluruh Jawa dari Jawa Barat (Pelabuhan Ratu), Jawa Tengah (Banyumas, Pekalongan, Jepara, dan Rembang), Jawa Timur (Kediri).[4]

Morfologi

Umbi dan Daun

Spesies ini tergolong terna tahunan dengan tinggi mencapai 20 – 75cm. Umbi spesies ini tersimpan di dalam tanah dengan bentuk bulat agak pipih, berdiameter 2 – 4cm. Bagian dalam umbi berwarna kuning, sedangkan bagian luar berwarna putih.[5]Daun tergolong soliter berwarna hijau sampai hijau keabuan dengan banyak bintik - bintik berwarna hijau pucat. Helaian daun tipis, terbelah menjadi tiga dengan diameter 15 – 20cm, dan di tengah - tengahnya terdapat umbi coklat tua gelap yang kasar berbintil - bintil. Bentuk anak daun lanset dengan banyak lekukan pada tepi daunnya. Tangkai daun keras dan keluar dari rimpang dengan bentuk silinder. Panjang tangkai daunnya 12 – 50cm.[3][4][6][7]

Bunga, Buah, dan Biji

Perbungaan tegak, keluar dari rimpang, bentuk payung, bertangkai keras, dan memiliki dua helai daun pelindung, yaitu 2 helai tidak bertangkai dan 2 helai lainnya bertangkai; masing - masing perbungaan memiliki 8 – 25 kuntum bunga; tangkai bunga warna kuning kehijau-hijauan; perhiasan bunga berwarna coklat keungu-unguan.[4] Bunga tergolong soliter dan berasal dari umbinya ketika daun dorman dengan diameter 1 - 1,2cm. Warna bunga hijau hingga ungu kecokelatan. Bunga berbentuk tongkol, pipih, dengan apendiks berwarna merah muda. Bunga jantan terletak di bawah apendiks dan bunga betina terletak di bagian basal perbungaan. Benang sari berwarna kehijauan. Ovarium 2–5 x 1–4mm. T. palmata berbunga pada bulan Desember-Januari, Maret-April, dan Agustus-Oktober. Tumbuhan ini hanya menghasilkan satu perbungaan pada satu waktu per lokasi. Selubung bunga bagian luar tergolong refleks, sedangkan bagian dalamnya tetap tegak dan melengkung dengan ujung-ujungnya menempel. Selubung bunga akan tertutup pasca antesis. Jenis buah buni berbentuk silinder sampai bulat telur dengan warna merah cerah serta diameter mencapai 1cm. Jumlah biji adalah 7 - 16 biji, berbentuk piramida, berukuran 3–5 x 2–4mm dan tebal 2–3mm, dan berwarna coklat gelap.[3][6][7][8][9] Tipe perkecambahannya adalah hipogeal. Bijinya toleran terhadap desikasi dan bersifat ortodoks. Dalam satu tandan buah di setiap musimnya terdapat 7-23 buah.[10]

Pemanfaatan

Spesies ini menjadi sumber makanan dan habitat bagi banyak hewan seperti serangga, burung, dan mamalia kecil. Tumbuhan ini juga melindungi kesuburan tanah dan mencegah erosi.[11] Kandungan kimia dari batang dan rimpangnya mengandung zat pahit taccasin dan juga B-sitosterol serta ceryl alkohol. Campuran rimpang dan air kapur dapat dijadikan obat wasir, obat perut, obat menstruasi tidak teratur, juga mengobati gigitan ular, lipan, menyembuhkan luka dan pereda nyeri atau demam. Sedangkan, batang yang dimemarkan diletakan di tali pusar untuk obat sakit perut.[4][5]

Referensi

  1. ↑ "Tacca palmata". plantamor.com. Diakses tanggal 2024-12-27.
  2. ↑ "Tacca palmata Blume | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-12-29.
  3. 1 2 3 4 AgroMedia, Redaksi (2008-01-01). Buku Pintar Tanaman Obat: 431 jenis tanaman penggempur aneka penyakit. AgroMedia. ISBN 978-979-006-194-1.{{cite book}}: |first= memiliki nama generik
  4. 1 2 3 4 5 6 "Inilah Tanaman Gadung Tikus Obat Wasir, Sakit Perut, Menstruasi Tak Teratur Hingga Gigitan Ular". Tribunjateng.com. Diakses tanggal 2024-12-29.
  5. 1 2 3 Hadi, Susilo; Susandarini, Ratna; Marliana, Siti Nurleily; Eprilurahman, Rury; Yudha, Donan Satria; Asti, Hastin Ambar; Purnomo (2024-03-15). Keanekaragaman Flora Dan Fauna Daerah Aliran Sungai Pakerisan Kabupaten Gianyar. UGM PRESS. ISBN 978-602-386-161-3.
  6. 1 2 "NParks | Tacca palmata". www.nparks.gov.sg. Diakses tanggal 2024-12-29.
  7. 1 2 Sakila, Lanita; Henri, Henri; Sajidin, Sajidin (2020-06-30). "PERSEBARAN DAN KARAKTERISASI MORFOLOGI LENGKIR (Tacca leontopetaloides L. Kuntze) SEBAGAI SUMBER PANGAN DI PULAU BANGKA". EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi. 5 (1): 31–38. doi:10.33019/ekotonia.v5i1.1947. ISSN 2722-4171.
  8. ↑ "Tacca palmata Blume". www.worldfloraonline.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-12-29.
  9. ↑ Chua, Kek Shen; Borkent, Art; Wong, Sin Yeng (2020-02). "Floral biology and pollination strategy of seven Tacca species (Taccaceae)". Nordic Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 38 (2). doi:10.1111/njb.02594. ISSN 0107-055X.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  10. ↑ Wardani, Fitri Fatma; Mimin (2020). "Characterization of Fruit and Seeds and Identification of Tacca palmata Seed Storage Behavior Using the 100-seed Test Method". PROSIDING SEMINAR NASIONAL MASYARAKAT BIODIVERSITAS INDONESIA. 6 (1): 577–582. doi:10.13057/psnmbi/m060117.
  11. ↑ Saputra, Dhira K.; Yanuwiadi, Bagyo; Pangudi, Suari Dwi; Andrimida, Anthon; Purnomo; Abdullah, Zulfikar; Makhardani, Maulanie; Rinjani, Adinda Kartika; Mulia, Ariij Trisna. Listrik dan Lestari : Perlindungan Biodiversitas di Kawasan Konservasi PLN Nusantara Power Pacitan. Citra Airiz Publishing. ISBN 978-623-5704-44-9.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan