Jumat, 23 Oktober 2026
17:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

TW Hydrae

bintang yang terletak di rasi bintang Hydra

Bagikan:

TW Hydrae adalah bintang katai oranye sejauh 176 tahun cahaya dari rasi bintang Hydra.

Pada Desember 2007, tim dibawah pimpinan Johny Setiawan dari Institut Astronomi Max Planck di Heidelberg, Jerman, menemukan planet yang mengitari bintang ini. Penemuan ini dipublikasikan di Nature, vol. 451, 38 (2008). Planet tersebut masih dalam piringan cakram debu dan gas yang mengelilingi bintang induknya. Sayangnya, pada tahun 2008, tim peneliti Spanyol menyimpulkan bahwa planet ini tidak pernah ada. Mereka menyatakan bahwa variasi kecepatan radial tidak menunjukkan keselarasan saat diamati pada panjang gelombang yang berbeda. Hal ini tidak akan terjadi apabila variasi kecepatan radial diakibatkan oleh planet yang mengorbit.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Huelamo, N.; et al. (2008). "TW Hydrae: evidence of stellar spots instead of a Hot Jupiter". Astronomy and Astrophysics. 489: L9–L13. doi:10.1051/0004-6361:200810596. Diakses tanggal 2008-10-02.{{cite journal}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |author=
  2. ↑ Prato, L.; et al. (2008). "A Young Planet Search in Visible and IR Light: DN Tau, V836 Tau, and V827 Tau". The Astrophysical Journal. 687 (2): L103–L106. Bibcode:2008ApJ...687L.103P. doi:10.1086/593201.{{cite journal}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |author=

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik bintang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan