Kamis, 15 Oktober 2026
15:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
TAI TFX

TAI TFX

Bagikan:
TAI-KAAN
330px-IMG-TAI-TFX.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Purwarupa TAI Kaan ketika melakukan uji landasan di Ankara, 17 Maret 2023
Jenis Pesawat tempur siluman Superioritas udara[1]
Negara asal  Turki
Pembuat Turkish Aerospace Industries
Perancang Turkish Aerospace Industries kerjasama dengan BAE Systems
Penerbangan perdana 21 Februari 2024
Diperkenalkan 2030 (direncanakan)[2]
Status Dalam pengembangan
Dibuat 1 purwarupa
Biaya program US$20 miliar (Rp308,64 Triliun)[3]
Harga satuan US$100 juta (Rp1,54 Triliun)[4]

TAI-KAAN atau nama sebelumnya TF ("Turkish Fighter", TF-X) merupakan proyek pesawat tempur yang digadang-gadang menjadi generasi ke-5 dan tengah dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI).[5] Pada waktu awal diumumkan, nama TF-X digunakan selama beberapa waktu. Nama Kaan sendiri secara resmi disematkan pada tanggal 1 Mei 2023.[6]

Pengembangan Kaan sendiri dimulai oleh TAI ketika Turki masih bergabung dalam kemitraan proyek F-35. Namun, oleh karena isu pembelian sistem pertahanan udara S-400 oleh pemerintah Turki. Hal ini menjadi polemik dengan kebijakan Amerika Serikat, yang mengakibatkan Turki dikeluarkan secara resmi dari kemitraan proyek F-35. Menyisakan Kaan sebagai satu-satunya proyek pesawat tempur yang tengah berjalan.

250px-Pesawat-tempur-generasi-5-buatan-turki_169.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Purwarupa Pesawat tempur TAI-KAAN

Pada tanggal 17 Maret 2023, dilakukan uji landasan terhadap purwarupa Kaan.[7] Pada tanggal 21 Februari 2024, purwarupa Kaan telah melakukan uji terbang perdana dan dilanjut uji terbang kedua pada tanggal 6 Mei 2024. Direncanakan pada tahap awal, 20 unit pesawat akan masuk dalam armada Angkatan Udara Turki pada tahun 2028 dan akan menggantikan seluruh armada F-4 dan F-16 pada tahun 2030.

Pengguna

Pengguna mendatang

 Turki

40px-Flag_of_Turkish_Air_Force_Command.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Angkatan Udara Turki – 20 unit direncanakan tiba tahun 2028 menurut pernyataan direksi TAI.[8]

Spesifikasi awal

Persenjataan

Referensi

  1. ↑ "Milli ucak cift motorlu olacak", Kokpit (dalam bahasa Turki), TR, diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-17, diakses tanggal 2020-10-01
  2. ↑ "Turkish Fighter Development (TF-X) Project PowerPoint Presentation" (PDF). Turkish Aerospace. September 2018. hlm. 6. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-11-12. Diakses tanggal 2020-10-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Türkiye'nin "Gerçek Çılgın Projesi" TF-X Uçağı". Kokpit.[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ Tunçer, Can (27 November 2017). "Türkiye'nin yerli savaş uçağı TF-X hakkında Milli Savunma Bakanı'ndan açıklama". Log.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Templat:Web kaynağı
  6. ↑ Templat:Web kaynağı
  7. ↑ Templat:Web kaynağı
  8. ↑ Helou, Agnes (2024-05-14). "TAI exec claims 20 Turkish KAAN fighters to be delivered in 2028". Breaking Defense (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-12-29.
Ikon rintisan

Artikel bertopik pesawat terbang dan penerbangan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan