Sabtu, 10 Oktober 2026
03:14 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Syahrial Tando

Bagikan:
Syahrial Tando
Lahir11 April 1967 (umur 59)
AlmamaterInstitut Seni Indonesia, Denpasar, Bali
PekerjaanSeniman
Dikenal karenaMusisi etnis Indonesia

Syahrial Tando (lahir 11 April 1967) adalah seorang musisi etnis Indonesia.[1] Syahrial dan Chendra Panatan serta beberapa musisi lainnya yang juga berasal dari Minangkabau mendirikan kelompok musik METAdomus yang merupakan kependekan dari METAMORFOKA-Indonesian Music pada tahun 2003.[2][3][4]

Mereka menggabungkan unsur bunyi-bunyian dari alat musik tradisional Minangkabau, seperti saluang, talempong[5] dengan unsur musik lain, seperti akordeon, biola, cello, dan lainnya, sebagai akar dan karakter musik mereka. Syahrial juga menjabat sebagai direktur artistik pada manajemen kelompok musik tersebut.[1][2][3][6]

Ia juga menulis banyak komposisi musik untuk kelompok tari Gumarang Sakti pimpinan Boy G. Sakti. Syahrial adalah alumnus Institut Seni Indonesia, Denpasar, Bali.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 "Saluang without Ratok" Tempo.co, 3 Juli 2013. Diakses 19 Februari 2015.
  2. 1 2 "Balega Buni: Gairah Musik Minangkabau di Atas Panggung" Diarsipkan 2015-02-19 di Wayback Machine Areamagz.com. Diakses 19 Februari 2015.
  3. 1 2 "“…Balega Buni Pentas Musik Minangkabau…” Refleksi Kesabaran Kelompok METAdomus" NRMnews.com, 9 Desember 2011. Diakses 19 Februari 2015.
  4. ↑ "Metadomus Pentaskan Balega Buni" Bisnis.com, 2 Desember 2011. Diakses 19 Februari 2015.
  5. ↑ Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 55
  6. ↑ "27 Musisi Menjalin Rasa Lewat Saluang Concerto" Diarsipkan 2015-02-19 di Wayback Machine Metrotvnews.com, 5 Juni 2013. Diakses 19 Februari 2015.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan