Jumat, 02 Oktober 2026
19:05 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Svend Pri

pemain bulu tangkis

Bagikan:

Svend Pri (memiliki nama asli Svend Andersen; 18 Maret 1945 – 8 Juni 1983) merupakan pemain bulu tangkis dunia asal Denmark.[1] Pada usia 20 tahun ia sudah menjuarai banyak pertandingan bulu tangkis di negerinya.[1] Seiring berjalannya waktu, ia mengubah namanya dari Sven Andersen menjadi Svend Pri, menyusul nama-nama legendaris lainnya yang berasal dari negerinya, seperti John Scharup, Finn Kobbero, dan Erland Korps. Ia merupakan salah satu pemain dengan senjata emas forehand terbaik di dunia.[1] Selain itu, ia juga terkenal sangat gigih di lapangan, kemampuan jantung yang bagus, dan memiliki sistem perspirasi istimewa, sehingga di negeri dengan iklim tropis pun, ia mampu bermain dengan baik.[1]

Pada tahun 1970 dan 1972, ia menjadi lawan Rudy Hartono pada Final All England, tapi sayangnya belum berhasil. Kemudian pada tahun 1973 di Jakarta, dalam final Piala Thomas, ia berhasil dan menjadi penyumbang angka satu-satunya bagi regu Denmark atas Indonesia atas 9 partai yang dipertandingkan. Pada tahun 1975, ia mencapai kesuksesan tertinggi di All England karena mampu menghentikan laju kemenangan Rudy Hartono.[2] Namun sayangnya, pada tahun 1981, ia mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pemain bulu tangkis. Dua tahun kemudian, ia dikabarkan meninggal dunia akibat bunuh diri dikarenakan kehidupan rumah tangga dan bisnisnya yang jatuh.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Shadily, Hasan (1984). Ensiklopedia Indonesia - Jilid 6. Jakarta: Ichtiar Baru - Van Hoeve. hlm. 3395.
  2. ↑ Sasongko, Tjahjo. Sasongko, Tjahjo (ed.). "Kekalahan Paling Menyakitkan Rudy Hartono (1)". Kompas.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-17.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan