Rabu, 28 Oktober 2026
03:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Suzuki Nex

Suzuki Nex

skuter dari Suzuki

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Suzuki Nex" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Suzuki Nex
500px-2018_Suzuki_Nex_II_Elegant_Premium_115_%2820180426%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PabrikanSuzuki
Produksi2011–2018
PendahuluSuzuki Spin
PenggantiSuzuki Nex II
TipeSkuter
Mesin113 cc (6,9 cu in) silinder tunggal, 4-langkah, berpendingin udara, SOHC, 2-katup
Bore/stroke51,0 mm × 55,2 mm (2,0 in × 2,2 in)
Rasio kompresi9,4:1
Sistem pengapianCDI
TransmisiCVT
SuspensiDepan: Teleskopik
Belakang: Peredam kejut tunggal
RemDepan: Cakram tunggal dengan piston tunggal
Belakang: Tromol
BanDepan: 80/90-14
Belakang: 90/90-14
Jarak sumbu roda1.235 mm (48,6 in)
DimensiL: 1.850 mm (72,8 in)
W: 665 mm (26,2 in)
H: 1.035 mm (40,7 in)
Seat kursi735 mm (28,9 in)
Berat87 kg (191,8 pon) (dry)
Kapasitas tangki3,67 L (1,0 US gal)

Suzuki Nex (ditulis sebagai nex) adalah sebuah skuter yang diproduksi oleh Suzuki sejak tahun 2011, dirilis untuk menghadapi kompetitor seperti Honda Beat dan Yamaha Mio J. Skuter ini mempunyai varian Karburator dan Injeksi dan menggantikan Spin yang bermesin 125 cc (7,6 cu in). Menurut klaim Suzuki, konsumsi BBM nex bisa mencapai 79,6 km/l (masuk rekor MURI).[1] Juni 2017, Suzuki Nex mempunyai striping warna doff,[2] mulai April 2018 Suzuki Nex sudah discontinue dan digantikan oleh penerusnya Suzuki Nex II.

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik otomotif ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan