Rabu, 04 November 2026
01:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Susuk Tunggal

Bagikan:
Prabu Susuk Tunggal
Sang Haliwungan
Berkuasa1382 - 1482
AyahNiskala Wastu Kancana
Nama takhta
Sang Haliwungan Inya Sang Susuktunggal Nu Munar Na Pakwan
AgamaSunda Wiwitan

Sang Haliwungan Prabu Susuk Tunggal adalah Raja Kerajaan Sunda yang memerintah di Kerajaan Sunda dengan gelar Prabu Susuk Tunggal dari tahun 1382 Masehi sampai 1482 Masehi menjadi raja daerah di Pakuan (Bogor), di bawah pemerintahan ayahnya Mahaprabu Resiguru Niskala Wastu Kancana yang memerintah seluruh tanah Sunda.[1]

Biografi

330px-Sunda_Kingdom_su.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh.

Namanya Sang Haliwungan putra Mahaprabu Niskala Wastu Kancana putra Maharaja Linggabuana putra Aki Kolot Prabu Ragamulya Luhur Prabawa. Dari jalur ibu ia putra Dewi Lara Sarkati putri Resi Susuk Lampung.[2]

Kerajaan Sunda dan Pemerintahannya

Kerajaan Sunda Galuh bersatu masa pemerintahan Mahaprabu Niskala Wastu Kancana dengan pusat kekuasaan di Kawali, ketika Mahaprabu turun takhta, kerajaannya dibagi menjadi 2 blok dengan Citarum sebagai batasnya. Sebelah barat Citarum menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Sunda dengan rajanya Prabu Susuk Tunggal. Sementara sebelah timur Citarum menjadi wilayah kerajaan Galuh dengan rajanya Prabu Dewa Niskala.

Akhir Kekuasaan Sang Haliwungan

Sang Haliwungan atau Prabu Susuk Tunggal turun takhta sebagai raja Sunda digantikan oleh menantu dan keponakanya, Sang Pamanah Rasa atau Jayadewata yang digelari Sri Baduga Maharaja Ratu Haji Sri Sang Ratu Dewata atau terkenal dengan nama Prabu Siliwangi.

Rujukan

Didahului oleh:
Niskala Wastu Kancana
Raja Kerajaan Sunda
(1382–1482)
Diteruskan oleh:
Sri Baduga Maharaja
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan